Penunjukkan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Dalam perjalanan tugasnya, Brigjen I Made Agus terlibat dalam upaya optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.
Tentu, penguatan sistem ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan lalu lintas guna mewujudkan penegakan hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Tidak hanya ETLE, Brigjen I Made Agus juga dikenal berkontribusi dalam pembenahan tata kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari denda tilang.
Tentunya, upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan guna memperkuat akuntabilitas pengelolaan penerimaan negara dan meningkatkan tata kelola penegakan hukum lintas lembaga.
Selain mendorong inovasi sistem, Brigjen I Made Agus juga menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang humanis. Bahkan, saat menjabat sebagai Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, ia pernah menjadi perhatian publik ketika duduk lesehan di atas aspal dan sarapan nasi pecel bersama sekitar 150 personel yang bertugas dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali.
Brigjen I Made sendiri lahir pada 21 Januari 1977 dan berasal dari Bali dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998. Ia mengawali karier sebagai Pama Polres Bantul Polda DIY pada 1999, kemudian bertugas sebagai Kanit II Satlantas Polres Kota Yogyakarta pada 2000.
Kariernya semakin cemerlang bdengan sejumlah penugasan strategis, antara lain Kapolres Trenggalek pada 2015, Kapolres Madiun pada 2016, Wadirlantas Polda Metro Jaya pada 2018, Dirlantas Polda DIY pada 2019, Kabagtik Korlantas Polri pada 2022, serta Dirlantas Polda Sulawesi Selatan pada 2023, Kabagrenmin Korlantas Polri 2024-2026. Pada Juni 2026, ia dipercaya menjabat Dirgakkum Korlantas Polri lalu diangkat menjadi Dirregident Korlantas Polri pada Oktober 2026.
Dari unsur pendidikan, Brigjen I Made Agus menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), meraih gelar Magister Humaniora dari Universitas Gadjah Mada pada 2007, serta menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Brawijaya pada 2023 kemudian menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) pada 2013.
BERITA TERKAIT: