Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak dalam rentang 4.907 hingga 4.974. Indeks sempat dibuka di level 4.961, tetapi terus melemah dan bertahan di zona merah hingga penutupan sesi pertama.
Berdasarkan data RTI Business, aktivitas perdagangan mencapai 168,90 miliar saham dengan nilai transaksi Rp10,03 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 872.556 kali, sedangkan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di level Rp8.737,67 triliun.
Tekanan jual melanda sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama dari sektor perbankan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot 6,86 persen ke Rp4.820, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang turun 6,82 persen ke Rp2.460. Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,65 persen ke Rp3.300.
Pelemahan tajam juga terjadi pada saham sektor energi dan pertambangan. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 6,99 persen ke Rp665, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) terkoreksi 4,07 persen ke Rp2.120, sedangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot 6,67 persen ke Rp2.380.
Tekanan turut membayangi saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang melemah 2,27 persen ke Rp9.675. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 4 persen ke Rp24, sementara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkoreksi 6,84 persen ke Rp1.770.
Di tengah dominasi pelemahan tersebut, saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) justru bergerak berlawanan arah. Saham ini melonjak 28,79 persen ke level Rp170 pada penutupan perdagangan sesi I.
BERITA TERKAIT: