Mayoritas saham melemah tajam, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 5,13 persen ke level 4.913,45 berdasarkan data pukul 09.13 WIB.
Pantauan
RMOL, IHSG dibuka di posisi 4.961,88, tetapi tekanan jual membuat indeks bergerak turun. Sepanjang perdagangan yang tercatat dalam data tersebut, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 4.974,66 dan terendah 4.913,45. Posisi sebelumnya berada di level 5.185,11.
Pelemahan terjadi secara luas di pasar saham. Sebanyak 752 saham tercatat turun, jauh melampaui 43 saham yang menguat. Sementara itu, 168 saham bergerak stagnan.
Aktivitas transaksi terpantau cukup besar. Volume perdagangan mencapai 6,464 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,049 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 297.600 kali, sedangkan kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp8.716 triliun.
Tekanan juga terlihat pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,86 persen ke Rp4.820, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp588 triliun.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 6,82 persen ke Rp2.460, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 5,01 persen ke Rp3.220. Keduanya masing-masing memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp369 triliun dan Rp297 triliun.
Di luar sektor perbankan, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) terkoreksi 0,62 persen ke Rp187.000, sementara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 6,95 persen ke Rp10.375. Kapitalisasi pasar kedua perusahaan tersebut masing-masing tercatat sekitar Rp445 triliun dan Rp345 triliun.
BERITA TERKAIT: