Dalam peninjauan tersebut, Bima Arya menegaskan bahwa kehadiran KDKMP dirancang bukan sekadar sebagai toko retail biasa, melainkan sebagai infrastruktur penting milik pemerintah untuk menyalurkan berbagai bantuan serta barang bersubsidi agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat desa.
“KDKMP bukan toko retail. Ini adalah infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pemerintah dan barang-barang bersubsidi. Ini adalah langkah awal, dan kami tentunya akan terus mengevaluasi agar lebih baik,” ujar Bima dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 19 Oktober 2026.
Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas sinergi yang dihadirkan oleh PLN melalui penyediaan layanan transaksi kelistrikan berbasis Payment Point Online Bank (PPOB) di dalam koperasi. Fasilitas ini dinilai mampu mendekatkan akses layanan kelistrikan kepada warga sekaligus menambah variasi pelayanan yang ditawarkan oleh koperasi.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung pengembangan KDKMP melalui kerja sama yang memberikan nilai tambah bagi pengelola koperasi maupun masyarakat luas. Menurutnya, perluasan layanan transaksi kelistrikan ini sekaligus menjadi peluang bagi koperasi untuk mengoptimalkan kegiatan usahanya.
“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui KDKMP, PLN all out mendukung kemandirian koperasi. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi KDKMP untuk menjadi mitra penyedia layanan transaksi kelistrikan bagi masyarakat,” ujar Fahrur Rozy.
Lebih lanjut, Fahrur Rozy menjelaskan bahwa fasilitas PPOB tersebut memberikan kemudahan bagi warga, khususnya yang belum familiar dengan kanal digital, untuk melakukan transaksi pembayaran tagihan maupun pembelian token listrik secara langsung di koperasi.
“Melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik, KDKMP dapat memperluas jenis layanan yang tersedia bagi warga sekaligus memperoleh peluang pendapatan tambahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi masing-masing wilayah,” tambahnya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi. Ia menyambut baik integrasi layanan kelistrikan di KDKMP karena dinilai semakin memperluas manfaat nyata bagi warga sekitar dalam satu tempat pelayanan terpadu.
“Keberadaan KDKMP diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun mengakses layanan kelistrikan. Kami berharap koperasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga,” kata Asep.
Melalui penguatan operasional serta diversifikasi layanan ini, KDKMP diharapkan kian optimal menjalankan fungsinya sebagai pusat aktivitas ekonomi serta pelayanan publik di tingkat desa. Sinergi bersama PLN ini menjadi wujud nyata dalam memastikan bahwa kehadiran koperasi tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok, melainkan juga mempermudah akses masyarakat terhadap layanan penunjang aktivitas sehari-hari.
BERITA TERKAIT: