Pantauan RMOL, indeks Nikkei 225 Jepang merosot 1,65 persen, sedangkan Topix turun 1,12 persen.
Tekanan juga melanda pasar Korea Selatan, dengan indeks Kospi melemah 1,29 persen dan Kosdaq yang didominasi saham berkapitalisasi kecil terkoreksi 0,93 persen.
Sebaliknya, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak berlawanan arah dengan menguat 0,37 persen.
Pergerakan pasar tersebut terjadi ketika investor mencermati ancaman baru dari Iran. Seorang pejabat senior keamanan negara itu pada Minggu mengatakan Teheran telah menyiapkan strategi militer baru untuk merespons kemungkinan serangan lanjutan dari AS dan Israel.
Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan mengenai sejumlah serangan terhadap kapal komersial di perairan sekitar Semenanjung Arab. Situasi ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran dan potensi meluasnya konflik di Timur Tengah.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menegaskan bahwa militer negaranya telah menyiapkan respons jika terjadi serangan baru.
“Angkatan bersenjata Iran telah menyiapkan respons terhadap setiap tindakan petualangan baru yang akan jauh lebih menghancurkan daripada perang 12 hari dan 40 hari,” tulis Rezaei dalam unggahan di platform X.
BERITA TERKAIT: