Namun, penguatan ini berlangsung di tengah kekhawatiran terhadap prospek bisnis kecerdasan buatan (AI) yang masih membayangi pergerakan saham teknologi.
Pantauan
RMOL, indeks Nikkei 225 Jepang naik lebih dari 1 persen pada pembukaan, sedangkan Topix menguat 1,14 persen.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,22 persen dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bertambah 1,28 persen.
Penguatan juga terjadi di Australia. Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 0,83 persen.
Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 24.274, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 24.062,72.
Potensi pemulihan ini muncul setelah bursa Asia mengalami penurunan tajam pada Kamis. Investor mulai mengurangi minat terhadap saham-saham terkait AI karena khawatir dengan kebutuhan pendanaan yang besar, persaingan industri yang semakin ketat, serta risiko kelebihan pasokan chip dalam beberapa tahun mendatang.
BERITA TERKAIT: