Pemerintah Belum Bahas Anggaran Handphone Gratis

Wamenko: PR Kita Banyak Sekali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 14 Oktober 2026, 12:29 WIB
Pemerintah Belum Bahas Anggaran Handphone Gratis
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Kecil Besar
rmol news logo Rencana pemberian handphone (HP) gratis kepada masyarakat belum masuk pembahasan pemerintah. 

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo mengatakan, pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum membahas lebih lanjut rencana pembagian HP gratis.

“Ya nanti kita bahas lagi. Ya kan belum dibahas (sekarang), kalau sudah kita bahas baru kita sampaikan,” kata Dradjad di JCC, Senayan, Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Ia juga belum memastikan waktu pembahasan serta alokasi anggaran yang ditetapkan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Ya kita tunggu lah, banyak sekali PR-nya ini,” kata Drajad.

Sementara itu, terkait pembukaan rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000, Drajad memastikan program tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“2026 kita harapkan bisa jalan. Karena memang kita siapkan untuk 2026. Jadi kan sekarang udah Oktober, ya. Mudah-mudahan kalau waktu dekat bisa segera jalan. Iya (November),” kata Drajad.

Menurutnya, pemerintah masih akan membahas instrumen, mekanisme, serta perangkat yang diperlukan untuk menjalankan program pembukaan rekening tersebut.

“Ya dari pemerintah itu yang sudah kita siapkan kan pembukaan rekening ya, Rp50.000 itu. Bagaimana instrumennya, mekanismenya, alatnya itu nanti akan kita bicarakan lagi,” pungkas Drajad.

Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan, pemerintah berencana memberikan handphone berisi rekening bank kepada masyarakat yang belum memilikinya. 

Rekening tersebut nantinya otomatis terintegrasi dengan HP untuk memudahkan transaksi keuangan, termasuk penyaluran bantuan sosial.

“Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital, seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing individu,” kata Hashim dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA