Serangan Houthi ke Saudi Aramco Picu Lonjakan Harga Minyak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 14 Oktober 2026, 10:25 WIB
Serangan Houthi ke Saudi Aramco Picu Lonjakan Harga Minyak
Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
Kecil Besar
rmol news logo Harga minyak dunia kembali naik setelah serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi menambah kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global. 

Pada perdagangan awal Rabu, 14 Oktober 2026, harga minyak mentah Brent terpantau naik 0,8 persen atau 89 sen menjadi 106,58 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat 0,9 persen atau 80 sen menjadi 94,94 Dolar AS per barel.

Pergerakan kedua acuan minyak tersebut berbeda pada perdagangan sebelumnya. Harga Brent turun 0,9 persen pada Selasa, sedangkan WTI justru naik 0,4 persen.

Kekhawatiran terhadap pasokan meningkat setelah kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyerang gedung administrasi milik perusahaan minyak nasional Arab Saudi, Saudi Aramco, di Dhahran. Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan serangan tersebut memicu kebakaran terbatas.

Dalam sepekan terakhir, Houthi juga melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan drone ke wilayah Arab Saudi. Kelompok tersebut menyatakan serangan dilakukan sebagai balasan atas dukungan Riyadh terhadap pasukan pemerintah Yaman. Ketegangan ini menambah risiko terhadap pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA