Pratikno mengatakan, banyaknya anggota justru menjadi kekuatan Wantimpres. Menurutnya, komposisi tersebut menghadirkan keberagaman pengalaman, pengetahuan, hingga kearifan dari para tokoh yang tergabung di dalamnya.
"Justru ini adalah keanggotaan yang paling kaya ya, paling kaya dalam artian kekayaan variasi pengalaman dan pengetahuan yang bervariasi. Jadi kita harapkan justru akan menjadi lebih komprehensif, lebih utuh gitu," kata Pratikno usai memimpin Sidang Pleno Pertama Wantimpres di ruang Sidang Kabinet, Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2026.
Senada, Wakil Ketua Wantimpres Hatta Rajasa memastikan banyaknya anggota tidak akan menghambat proses pengambilan keputusan.
Dia mengatakan, Wantimpres memiliki mekanisme tersendiri yang telah diatur dalam peraturan.
"Ya, kan ada mekanisme didalam pengambilan keputusan dan segala macam itu sudah diatur juga di dalam peraturan, ada ya. jadi bagus kok tadi semangat semua," ujarnya.
Hatta menilai seluruh anggota memiliki pengalaman di berbagai bidang dan diharapkan mampu memberikan masukan berkualitas kepada Presiden.
"Jadi, nggaklah kalau sampai sulit mengambil keputusan nggak begitu, kawan-kawan ini adalah semua sangat berpengalaman di berbagai bidang jadi ya bismillah ya," tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan Wantimpres era Presiden Joko Widodo yang berjumlah sembilan orang untuk periode 2019-2024.
Lonjakan jumlah anggota hingga hampir tiga kali lipat itu kemudian memunculkan sorotan publik.
Komposisi yang lebih besar dinilai dapat menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas Wantimpres dalam menyatukan berbagai pandangan serta menghasilkan nasihat dan pertimbangan bagi Presiden.
BERITA TERKAIT: