"Penempatan personil pada jabatan-jabatan itu kan tujuannya untuk efektivitas, regenerasi, ya kan? Kalau kita melihat jajaran di Mabes Polri kan diisi oleh angkatan di bawah kan? Yang angkatan 91, 90 sudah lewat Sekarang 94, 93, 94, 95, 96 mulai menduduki jabatan-jabatan strategis dan menurut saya pribadi enggak ada persoalan karena tujuannya adalah efektivitas dari organisasi," kata Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.
Selain untuk efektivitas dan regenerasi, Legislator Partai Golkar itu berpandangan bahwa perombakan para Kapolda penting guna memuluskan visi misi Kapolri ke depan.
"Kalau misalkan ketika dia sudah menjabat tapi orang-orang di bawahnya bukan orang-orang dia juga percuma gitu loh, maksudnya enggak bisa menjalankan visi," ujar Soedeson.
Ia menegaskan bila seluruh anggota Korps Bhayangkara sudah seharusnya loyal dengan Kapolri.
Oleh karena itu, Soedeson meyakini jika para Kapolda terpilih adalah sosok yang bisa membantu Suyudi merealisasikan program-programnya.
"Jadi begini, kalau saya pribadi semua polisi itu harus loyal pada pimpinan. Pimpinan itu yang akan tahu siapa yang bisa membantu dia untuk menjalankan visi dan misinya," tegasnya.
"Yang sudah dia paparkan di Komisi III DPR RI, yang sudah mendapatkan persetujuan tentu kita di DPR RI kan mengawasi dia dalam bekerja, nah dia enggak mau kemudian visi-misinya itu gagal, karena dia bisa dievaluasi loh. Ada dalam peraturan DPR RI bisa dievaluasi maka itu dia tancap gas sekarang, kira-kira begitu," imbuh Soedeson.
Di samping itu, Soedeson menjelaskan bahwa Polri sebagai institusi besar jelas memiliki program-program yang sudah tertata rapi, baik program jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang.
Atas dasar tersebut, Wakil Rakyat asal Dapil Papua Tengah ini menegaskan kembali jika perombakan pejabat internal Polri menjadi hak dari seorang Kapolri. Bagi Soedeson, Suyudi harus menunjuk orang-orangnya di internal Polri agar program kerjanya dapat berjalan baik.
"Dia memang punya program-programnya, dia itu harus dilaksanakan bukan dia sendiri kan? Tapi semua yang jajaran di bawahnya, ya kan?" demikian Soedeson.
BERITA TERKAIT: