Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Saat ditanya terkait waktu peluncuran stimulus kuartal IV, Airlangga mengatakan pemerintah masih menyiapkan regulasi. Namun untuk total anggaran yang disiapkan sekitar Rp31 triliun.
“Nanti anggarannya sedang disisir lagi oleh Menteri Keuangan. kira-kira sih 31 T," ungkapnya kepada awak media.
Menurut Airlangga, salah satu paket stimulus ekonomi kuartal IV yakni pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun yang diarahkan kepada masyarakat hingga desil 4.
Selain itu, pemerintah mengonfirmasi penyaluran bantuan pangan berupa 10 kilogram untuk tiga bulan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) desil 1 hingga 4.
"Ini desilnya 1 sampai 4, dan kebutuhan anggarannya kira-kira 17 setengah triliun,” kata Airlangga.
Pemerintah juga akan kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 13,3 juta pekerja. Bantuan diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, dengan kebutuhan anggaran diperkirakan hampir Rp12 triliun.
“Ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun,” jelasnya.
Airlangga menuturkan, Presiden Prabowo juga memberikan arahan terkait sejumlah program yang akan dilanjutkan pada 2027.
Di antaranya program magang Kementerian Ketenagakerjaan untuk 150 ribu orang, program vokasi bagi 300 ribu orang, serta pengurangan PPh Pasal 21 bagi pekerja bergaji di bawah Rp10 juta yang ditargetkan mencakup sekitar 7,5 juta pekerja.
Untuk sektor perumahan, fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang berlaku saat ini juga akan dilanjutkan pada 2027.
Pemerintah turut menyiapkan program baru KPR bersubsidi dengan bunga 6 persen bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp17 juta, dengan harga rumah yang dapat dibeli hingga Rp500 juta.
BERITA TERKAIT: