Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai langkah Dasco menerima jajaran OJK menunjukkan perhatian serius terhadap kondisi sektor keuangan nasional.
Menurutnya, stabilitas keuangan harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari ketahanan industri perbankan, efektivitas pengawasan regulator, hingga perlindungan masyarakat sebagai nasabah.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat merasa aman ketika menyimpan uang dan menggunakan layanan keuangan,” kata Amir dalam keterangannya, Rabu 30 September 2026.
Menurut Amir, OJK memiliki tanggung jawab besar memastikan seluruh pelaku industri jasa keuangan menjalankan kegiatan sesuai ketentuan. Pengawasan tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi harus mampu mendeteksi persoalan sejak dini dan memberikan perlindungan nyata kepada konsumen.
Ia menilai, perhatian Dasco terhadap OJK menjadi penting di tengah berbagai keluhan nasabah yang muncul dalam pelayanan perbankan. Keluhan mengenai transaksi, akses rekening, pelayanan, hingga penyelesaian pengaduan dapat menimbulkan keresahan apabila tidak ditangani secara transparan dan cepat.
“Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan ketika menghadapi persoalan dengan lembaga keuangan. Nasabah membutuhkan kepastian, bukan hanya penjelasan normatif," kata Amir.
Dari perspektif intelijen ekonomi, Amir menjelaskan bahwa kepercayaan publik merupakan salah satu fondasi penting stabilitas sistem keuangan. Ketika kepercayaan masyarakat terganggu, dampaknya dapat meluas dari persoalan individual menjadi persepsi kolektif terhadap keamanan industri perbankan.
Dalam sistem keuangan modern, persepsi dan informasi bergerak sangat cepat. Keluhan nasabah yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebar melalui media sosial, memicu kekhawatiran, dan memengaruhi perilaku masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan.
Karena itu, menurut Amir, regulator harus memiliki kemampuan membaca gejala persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.
“Intelijen ekonomi mengajarkan bahwa ancaman tidak selalu muncul dalam bentuk krisis besar," kata.
Kata Amir, terkadang gejalanya terlihat dari persoalan kecil yang berulang, pengaduan yang tidak terselesaikan, atau menurunnya kepercayaan masyarakat.
"Kalau tidak diantisipasi, persoalan tersebut bisa berkembang menjadi risiko sistemik,” kata Amir.
Ia menambahkan, pengawasan OJK perlu mengedepankan tiga aspek, yakni deteksi dini, penegakan aturan, dan perlindungan konsumen. Ketiganya harus berjalan bersamaan agar stabilitas industri keuangan tidak hanya terjaga dari sisi kelembagaan, tetapi juga dari sisi kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan publik adalah modal utama industri keuangan. Jangan sampai masyarakat resah karena merasa tidak mendapatkan perlindungan. OJK harus memastikan setiap persoalan ditangani secara profesional, transparan, dan adil,” pungkas Amir.
BERITA TERKAIT: