Direktur Keuangan PGE, Fransetya H. Hutabarat menyatakan, saat ini, free float PGE tercatat sekitar 11,2 persen dan perusahaan menargetkan peningkatan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jadi yang pertama, kita tidak akan melakukan buyback, karena itu akan mengurangi free float kita," kata Fransetya dalam media briefing di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
PGE menargetkan pemenuhan free float sebesar 12,5 persen pada Maret 2027 dan 15 persen pada 2028. Perusahaan telah menyelesaikan kajian terkait pemenuhan ketentuan tersebut dan kini tengah menjalani proses persetujuan internal.
Fransetya mengatakan, PGE sedang mengkaji sejumlah opsi untuk meningkatkan porsi saham publik. Namun, perusahaan belum mengumumkan mekanisme yang akan dipilih.
"Semua opsi udah ada. Sekarang kami lagi menunggu perusahaannya seperti apa," ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut harus mempertimbangkan mekanisme korporasi serta kondisi fundamental keuangan perusahaan. PGE juga perlu menjaga keseimbangan antara pemenuhan ketentuan free float dan kebutuhan pendanaan untuk mendukung proyek-proyek pengembangan panas bumi.
"Jadi tentunya yang pertama kita akan tahan terhadap regulasi, kita akan penuhi regulasi itu," tegas Fransetya.
BERITA TERKAIT: