Chairman Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika, menilai gaya kerja Dasco yang proaktif dan berorientasi pada hasil nyata telah menghadirkan wajah baru DPR sebagai lembaga yang responsif dan bekerja untuk rakyat.
Menurut Nova, di tengah persepsi publik yang kerap memandang DPR sebagai lembaga yang lambat dan sarat wacana, pola kerja Dasco sepanjang 2026 justru menunjukkan sebaliknya. Ia menilai konsistensi Dasco mengawal langsung penyelesaian berbagai regulasi dan persoalan rakyat perlahan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap parlemen.
“Dari perspektif tata kelola, inilah yang mengangkat citra DPR -- parlemen yang hadir, responsif, dan menuntaskan,” kata Nova dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa 26 Oktober 2026.
Nova secara khusus menyoroti peran Dasco dalam pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru pada Rapat Paripurna DPR, 6 Oktober 2026.
Undang-undang ini merupakan amanat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang memerintahkan pembentukan UU Ketenagakerjaan baru menggantikan klaster ketenagakerjaan dalam Undang-Undang Cipta Kerja.
"Ketika DPR bisa menuntaskan pekerjaan sebesar ini, citra lembaga ikut terangkat,” kata Nova.
Selain itu, Nova juga menilai keberhasilan penerbitan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital sebagai bukti DPR mampu menjadi penggerak kebijakan yang menyentuh rakyat kecil.
Perpres yang terbit pada 8 Oktober 2026 tersebut mengatur potongan biaya aplikasi maksimal 8 persen, sehingga pengemudi ojek online berhak atas minimal 92 persen dari pendapatan mereka.
“Ketika publik melihat pimpinan DPR turun tangan langsung untuk kepentingan jutaan pengemudi ojol, kepercayaan terhadap parlemen tumbuh," kata Nova.
Nova juga menyoroti peran Dasco dalam mendorong penanganan terpadu bencana nasional, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Dalam isu kebencanaan, Pak Dasco menempatkan DPR sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar pengawas dari jauh," kata Nova.
Lebih lanjut, Nova menilai bahwa benang merah dari seluruh kiprah Dasco adalah kemampuannya menjembatani berbagai kepentingan yang berbeda untuk mencapai solusi tanpa menimbulkan kegaduhan.
"Ini keterampilan tata kelola yang langka, menyelesaikan masalah tanpa membuat gaduh," kata Nova.
Nova berharap pola kerja responsif yang ditunjukkan Dasco dapat menjadi teladan dan ditularkan ke seluruh jajaran anggota DPR, sehingga citra positif parlemen dapat terus terjaga di masa mendatang.
“Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh persoalannya diselesaikan," pungkas Nova.
BERITA TERKAIT: