Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepercayaan Publik Tembus 64,8 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 20 Oktober 2026, 12:48 WIB
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepercayaan Publik Tembus 64,8 Persen
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Kecil Besar
rmol news logo Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tingkat kepercayaan publik mencapai 64,8 persen. 

Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia, sebanyak 10,8 persen responden menyatakan sangat percaya dan 54 persen lainnya cukup percaya terhadap pemerintahan saat ini.

"Kepercayaan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran angkanya relatif lebih baik dibandingkan kepuasan, yaitu 64,8 persen. Angka ini modal penting bagi pemerintahan untuk memperbaiki tingkat kepuasan," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha dalam konferensi pers, dikutip Selasa, 20 Oktober 2026.

Kepercayaan publik tersebut meningkat dibandingkan hasil survei Poltracking pada Agustus 2026 yang tercatat sebesar 63,2 persen. 

Meski mengalami kenaikan, Poltracking mencatat tren kepercayaan masyarakat pada Oktober 2026 cenderung stabil dibandingkan dua bulan sebelumnya.

Survei itu juga menunjukkan 61,3 persen responden percaya bahwa kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran pada dasarnya ditujukan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat kecil. 

Sementara itu, sebanyak 62,1 persen responden menilai pemerintah serius menyelesaikan persoalan masyarakat, dengan rincian 12,4 persen menyatakan sangat serius dan 49,7 persen cukup serius.

Dalam aspek kepemimpinan, sebanyak 64,7 persen responden menilai posisi Presiden Prabowo kuat dalam memimpin dan mengendalikan jalannya pemerintahan. 

Namun, tingkat kepercayaan tersebut masih lebih tinggi dibandingkan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah yang tercatat sebesar 55,3 persen. 

Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menerjemahkan kepercayaan masyarakat menjadi kepuasan melalui hasil kebijakan yang semakin dirasakan secara nyata.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. 

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA