Menurut sosok yang akrab disapa Hensa itu, masyarakat kelas bawah merasakan perhatian pemerintah melalui sejumlah program bantuan sosial dan layanan publik. Kondisi tersebut turut memengaruhi penilaian mereka terhadap pemerintahan saat ini.
Ia mengaku kerap berbincang dengan pedagang bakso, pedagang asinan, hingga pengamen jalanan untuk mendengar pandangan mereka mengenai kondisi pemerintahan.
“Mereka saat ditanya, apakah rezim ini lebih baik daripada sebelumnya? Jawabannya lebih baik. Karena dapat bansos, dapat MBG, sekolah anak-anak murah, walaupun penghasilan saya berkurang,” ujar Hensa, Selasa, 20 Oktober 2026.
Hensa melihat kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan pengalaman ekonomi antara masyarakat kelas bawah dan kelas menengah. Di satu sisi, masyarakat berpenghasilan rendah merasa diperhatikan melalui program pemerintah. Di sisi lain, kelas menengah masih merasakan tekanan ekonomi.
“Itu kan dilema. Kelas menengah merasa terhimpit, sementara kelas bawah merasa bahagia karena kehidupannya diperhatikan oleh pemerintah hari ini,” jelasnya.
Menurut Hensa, sejumlah program pemerintahan Prabowo memang diarahkan untuk membantu masyarakat kelas bawah. Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Karena itu, ia menilai komunikasi pemerintah perlu mampu menjelaskan arah kebijakan dan manfaat program secara luas, sekaligus merespons persoalan ekonomi yang masih dirasakan kelompok masyarakat lainnya.
BERITA TERKAIT: