Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Hasilkan Banyak Perubahan Radikal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 16 Oktober 2026, 21:36 WIB
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Hasilkan Banyak Perubahan Radikal
Ketua Umum Laskar Trisakti 08 Fernando Rorimpandey. (Foto: istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum Laskar Trisakti 08 Fernando Rorimpandey menyoroti empat perubahan yang dinilainya menjadi arah utama pembangunan nasional. 

Keempat perubahan tersebut meliputi penguatan ekonomi masyarakat kelas menengah dan bawah, ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, serta perampingan badan usaha milik negara (BUMN).

Fernando menyampaikan hal itu dalam acara Peringatan Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Jumat malam, 16 Oktober 2026.

Menurut Fernando, penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan pemberian kemudahan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang.

Ia menilai Kopdes Merah Putih dapat menjadi upaya untuk melawan praktik rentenir yang selama ini membebani masyarakat.

Perubahan kedua, kata Fernando, terlihat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Pemerintah mempercepat pencapaian swasembada beras, jagung, dan berbagai komoditas pangan lainnya untuk menjamin pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan di sektor ketahanan pangan. Ini menjadi penting, karena kebutuhan akan pangan tidak bisa ditunda dan apalagi di stop,” ujarnya.

Fernando juga menyoroti kebijakan hilirisasi sumber daya alam, terutama di sektor pertambangan. Menurutnya, hilirisasi diperlukan untuk menjaga pemanfaatan sumber daya alam di dalam negeri sekaligus mengamankan kebutuhan energi saat ini dan masa depan.

Ia mengingatkan agar kekayaan alam Indonesia tidak habis dinikmati negara lain, sementara Indonesia justru harus beralih menjadi negara pengimpor.

Terakhir, Fernando menilai upaya perampingan BUMN atau streamlining menjadi langkah untuk memperkuat daya saing perusahaan negara. Ia menyebut jumlah BUMN yang sebelumnya mencapai sekitar 1.000 perusahaan diarahkan menjadi sekitar 350 perusahaan.

"Hal ini bermaksud untuk memperkuat BUMN sebagai pemain kelas dunia, dengan fokus kepada bisnis yang sudah dijalani selama ini," ungkapnya.

Empat perubahan tersebut diharapkan dapat dijalankan secara konsisten agar pemerintahan Prabowo mampu memperkuat ekonomi rakyat, mewujudkan kemandirian pangan dan energi, serta membangun BUMN yang lebih efisien dan berdaya saing global. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA