Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, memimpin langsung upacara pelepasan jenazah di Bandar Udara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalteng.
”Pelepasan jenazah tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam misi kemanusiaan penanggulangan karhutla,” tulis TNI AD dalam keterangan resminya.
Masih dalam suasana duka, Mayjen Zainul menyempatkan diri menemui serta berbincang dengan orang tua almarhum. Ia menyampaikan perhatian, penguatan, serta dukungan moril agar keluarga senantiasa tabah dan kuat menghadapi kepergian sang putra tercinta.
”Bagi keluarga besar TNI AD, gugurnya Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo merupakan kehilangan yang mendalam. Pengorbanan almarhum menjadi bagian dari pengabdian prajurit dalam menjalankan tugas membantu masyarakat dan menghadapi risiko demi kepentingan kemanusiaan,” lanjut pernyataan tersebut.
Selain Pangdam, upacara pelepasan ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan, Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Tenaga Ahli BNPB Brigjen TNI Asep Dedi Darmadi, serta Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda.
Sebagai informasi, insiden kecelakaan helikopter ini juga merenggut nyawa dua prajurit lainnya, yakni Letkol CPN Anumerta Dudi dan Kapten CPN Anumerta Hafiz, yang telah lebih dulu dimakamkan. Sementara itu, korban selamat dari peristiwa tersebut terdiri atas Kapten CPN Febri, Letda CPN Fercis, Pratu Gilang, Serka Kadiya, dan Kapten CPN Suganda.
BERITA TERKAIT: