Pelepasan prajurit dilakukan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026. Kontingen tersebut membawa misi mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi di ajang menembak tingkat internasional.
Dalam arahannya, Tandyo menegaskan AARM bukan sekadar kompetisi menembak, tetapi juga menjadi ajang menguji kemampuan dan profesionalisme prajurit sekaligus mempererat persahabatan antarangkatan darat negara-negara ASEAN.
Ia meminta seluruh anggota kontingen menjaga disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab selama mengikuti pertandingan. Para prajurit juga diminta memberikan kemampuan terbaik demi menjaga kehormatan TNI AD dan bangsa Indonesia.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan terbaik. Pesan saya, kibarkan Bendera Merah Putih, seperti yang ada di lengan kalian, di setiap materi lomba,” pesan Jenderal Tandyo.
Kontingen AARM ke-34 dipimpin Letkol Inf Atim Ashadi yang sehari-hari menjabat Danyon 12 Grup 1 Kopassus. Dari total 56 personel, sebanyak 26 merupakan atlet putra, lima atlet putri, dan 25 personel official.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 8-13 November 2026 dengan mempertandingkan 19 match. Rinciannya, empat match senapan, empat karaben, empat pistol putra, empat pistol putri, serta tiga senjata otomatis (SO).
Seluruh materi lomba akan menguji keterampilan teknis, ketepatan, konsistensi, dan kesiapan para atlet dalam menghadapi peserta dari negara-negara ASEAN.
AARM merupakan agenda tahunan angkatan darat negara-negara ASEAN. Selain menjadi ajang kompetisi menembak militer, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan antarprajurit di kawasan.
Melalui keikutsertaan tersebut, Kontingen TNI AD diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Indonesia di panggung internasional.
BERITA TERKAIT: