Kegiatan yang digelar di lingkungan Kampus 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, diikuti ratusan sivitas akademik UIN Jakarta dan berbagai komunitas lintas agama.
Eva Nugraha, Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin dalam sambutannya mengatakan bahwa event lari ini bisa menjadi alat pemersatu di tengah perbedaan agama di Indonesia.
“Acara ini diharapkan menjadi pengikat dan mengikat sesuatu yang berbeda, sehingga perbedaan ini menjadi sesuatu yang biasa, dan kita bisa merangkai perbedaan untuk tujuan besar bersama,” kata Eva Nugraha.
Pada momentum Dies Natalis Fakultas Ushuludin ke-64, dia berharap Ushuluddin tetap melakukan perbaikan-perbaikan dalam proses beragama dan hubungan antar umat beragama di Indonesia.
Acara FU Interfaith Run 2026 mendapat apresiasi dari peserta. Indah Ani Ruhya Khanum, seorang peserta dari Agama Bahai sengaja datang dari Bandung untuk mengikuti acara ini.
Ia datang dengan 3 rekannya. Indah mengaku aktif dalam berbagai forum diskusi tentang kerukunan. Acara lari lintas iman ini merupakan hal baru yang ia lakukan.
“Iya, acara ini baru pertama saya ikuti,” ujar Indah.
BERITA TERKAIT: