Pada penyaluran tahap 4 tahun 2026 yang mencakup periode Oktober, November, dan Desember, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) berhak mendapatkan akumulasi bantuan sebesar Rp600.000 untuk tiga bulan sekaligus.
Meski demikian, pencairan dana bantuan ini tidak selalu dilakukan secara serentak bagi seluruh penerima. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk aktif memantau status kepesertaan dan informasi penyaluran secara berkala melalui kanal resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Kini, proses pengecekan dapat dilakukan dengan sangat mudah dan praktis langsung melalui ponsel pintar (smartphone) hanya dengan menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP. Berikut adalah dua cara resmi yang bisa diakses masyarakat.
Melalui Aplikasi Cek BansosUnduh aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos melalui Google Play Store atau Apple App Store.
Buka aplikasi tersebut lalu pilih menu Cek Bansos.
Masukkan NIK KTP Anda pada kolom yang tersedia.
Klik tombol pencarian untuk melihat hasil data berupa nama, kelompok desil, status kepesertaan, jenis bantuan, hingga periode penyalurannya.
Melalui Situs Resmi KemensosBuka browser di perangkat HP atau komputer.
Akses laman resmi [https://cekbansos.kemensos.go.id](https://cekbansos.kemensos.go.id).
Masukkan NIK KTP Anda.
Ketik kode captcha yang muncul di layar dengan benar.
Klik tombol pencarian untuk menampilkan informasi detail mengenai status kepesertaan dan jadwal pencairan bantuan.
Setelah melakukan pengecekan dan mendapati nama Anda tercatat sebagai penerima BPNT, penting untuk memahami perbedaan antara status kepesertaan dan status penyaluran.
Jika sistem menampilkan keterangan bahwa bantuan masih dalam proses penyaluran, penerima diharapkan bersabar menunggu perkembangan selanjutnya.
Untuk memastikan apakah dana sudah masuk, penerima dapat memeriksa saldo rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui bank penyalur resmi atau berkonsultasi langsung dengan pendamping sosial setempat.
BERITA TERKAIT: