Forum Ekonomi RMOL
Forum Ekonomi Politik RMOL Mobile

Rektor UI Ajak Perguruan Tinggi Asia Perkuat Ketangguhan Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Minggu, 08 November 2026, 04:44 WIB
Rektor UI Ajak Perguruan Tinggi Asia Perkuat Ketangguhan Masyarakat
Asian Universities Forum 2026 di Seoul National University (SNU), Korea Selatan. (Foto: Dok. UI)
Kecil Besar
rmol news logo Keunggulan universitas tidak hanya diukur dari publikasi ilmiah, pemeringkatan, dan kualitas lulusan, tetapi juga dari kemampuannya menjawab persoalan masyarakat dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Heri Hermansyah, saat memaparkan gagasan kepemimpinannya dalam ajang Asian Universities Forum 2026 di Seoul National University (SNU), Korea Selatan, Rabu 4 November 2026.

Dalam sesi bertajuk “Universities and Society: Expanding Opportunity and Impact”, Prof. Heri membawa pesan kuat tentang pentingnya pergeseran paradigma perguruan tinggi menuju orientasi dampak nyata.

“Inovasi sosial merupakan proses kolaboratif untuk mengembangkan cara-cara baru yang relevan dengan kondisi setempat dalam merespons tantangan sosial," kata Prof. Heri melalui siaran pers UI, dikutip Minggu 8 November 2026.

Sementara itu, dampak sosial adalah perubahan yang dihasilkan oleh solusi tersebut dalam kehidupan masyarakat. Bagi kami, keduanya harus berjalan beriringan.

Sepanjang tahun 2025, langkah progresif UI tercatat melalui 256 program pengabdian masyarakat yang melibatkan 1.969 mahasiswa dan menjangkau 68.670 penerima manfaat.

Namun, Heri menegaskan bahwa jumlah kegiatan dan penerima manfaat belum cukup untuk mengukur keberhasilan. Dampak perlu dilihat dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, inovasi sosial UI diterapkan dalam berbagai program berbasis kebutuhan lokal. 

Di Papua Barat, tim pengabdi UI bekerja bersama warga memperbaiki jembatan yang rusak sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi barang kembali berjalan. 

Sementara itu, di Bener Meriah, Sumatra, UI mengintegrasikan keahlian medis, psikososial, dan teknik bersama puskesmas setempat untuk merespons dampak bencana. 

Program di Bener Meriah mencakup pelayanan kesehatan bagi 181 warga, penyediaan dua unit Starlink untuk mendukung komunikasi, serta dua pompa air bertenaga surya. 

Inisiatif ini menunjukkan pentingnya pendekatan lintas disiplin dalam menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan kesehatan hingga pemulihan akses air bersih dan komunikasi. 

UI juga memperkuat kapasitas kepemimpinan lokal melalui program Village Heads on Campus yang melibatkan 868 kepala desa dari berbagai wilayah Indonesia. 

Program ini membekali peserta dengan pengetahuan mengenai pengelolaan data desa, penentuan prioritas pembangunan, dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel untuk mendukung pengambilan keputusan di tingkat lokal.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA