Negara-negara Arab Bersatu Kecam Upaya Houthi Serang Madinah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 06 November 2026, 15:30 WIB
Negara-negara Arab Bersatu Kecam Upaya Houthi Serang Madinah
Kota Madinah (Foto: Wikipedia)
Kecil Besar
rmol news logo Sejumlah negara Arab, yakni Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Yordania, kompak mengecam upaya kelompok Houthi yang didukung Iran untuk menyerang wilayah Madinah, Arab Saudi, menggunakan rudal balistik. 

Mengutip laporan Anadolu News, Jumat, 6 November 2026, kecaman tersebut muncul setelah koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan keberhasilan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan milisi Houthi ke arah wilayah Madinah. 

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut upaya serangan tersebut sebagai provokasi terang-terangan terhadap umat Islam serta tindakan sembrono yang mengabaikan keselamatan warga sipil. 

Qatar juga menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Arab Saudi dan hukum internasional.

"Kementerian Luar Negeri menegaskan kembali solidaritas penuh Qatar dengan Arab Saudi dan dukungan untuk semua langkah sah yang diambil oleh Kerajaan untuk melindungi kedaulatan, keamanan, integritas wilayah, dan kepentingannya," demikian pernyataan pemerintah Qatar.

Senada, Kementerian Luar Negeri Kuwait menyebut serangan berulang Houthi merupakan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Arab Saudi, hukum internasional, dan hukum humaniter internasional.

Kuwait kembali menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh langkah yang diambil Arab Saudi untuk melindungi kedaulatan, keamanan, serta keselamatan warga dan penduduknya.

Sementara itu, Bahrain menyoroti serangan terhadap Madinah yang dinilai bukan hanya mengancam keselamatan warga sipil dan pengunjung Masjid Nabawi, tetapi juga mencederai kesucian tempat-tempat suci umat Islam. 

Bahrain bahkan mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah tegas dan memberikan efek jera untuk menghentikan serangan Houthi, sekaligus meminta pertanggungjawaban para pelaku dan pihak yang mendukungnya.

Kecaman serupa disampaikan Yordania. Amman menyebut upaya penyerangan tersebut sebagai provokasi terhadap perasaan umat Islam, pelanggaran nyata atas kedaulatan Arab Saudi, serta ancaman terhadap keamanan dan stabilitas negara tersebut. 

Yordania juga menegaskan solidaritas penuh dan dukungan terhadap langkah Riyadh dalam melindungi wilayah serta keselamatan masyarakatnya.

Di sisi lain, kelompok Houthi membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan wilayah Madinah. 

Konflik Yaman sendiri telah berlangsung sejak September 2014, ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lainnya. Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi kemudian mendukung pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional sejak Maret 2015. 

Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas pertempuran kembali meningkat dengan serangkaian serangan rudal dan drone Houthi ke wilayah Arab Saudi.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.