Berita

Aktivis Muhammad Said Didu saat berorasi di kawasan Masjid Agung Kampus Al Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 8 November 2026. (Foto: Tangkapan Layar)

Politik

Said Didu: Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Puncak Perlawanan Oligarki

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aktivis Muhammad Said Didu mengaitkan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dengan perlawanan kelompok oligarki yang kepentingannya mulai terusik oleh langkah pemerintah.

Dalam orasinya pada Aksi Rakyat Bela Indonesia di kawasan Masjid Agung Kampus Al Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 8 November 2026, Said Didu menyebut dugaan penyadapan tersebut sebagai puncak dari perlawanan terhadap Prabowo.

Menurutnya, kelompok yang selama ini menikmati keuntungan dari penguasaan sumber daya negara tidak akan tinggal diam ketika kepentingannya mulai disentuh.


"Dan itulah saya mengatakan pada saat Pak Prabowo menyentuh maka saya yakin serangan akan datang," kata Said Didu.

Ia kemudian menyinggung dugaan penyadapan terhadap Prabowo yang dikaitkannya dengan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"Karena Prabowo langsung menyerang kekuasaan mereka, maka datanglah sandiwara yang dilakukan oleh mantan Kapolri untuk menyadap Presidennya. Itu adalah puncak dari segalanya," ujarnya.

Said Didu menilai, persoalan tersebut harus dilihat dalam konteks perjuangan mempertahankan kedaulatan negara dari pengaruh kelompok berkepentingan.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak takut menyuarakan sikap terhadap berbagai persoalan yang dinilai merugikan bangsa.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya