Berita

Kuasa hukum Joko Widodo, Yakup Hasibuan usai persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik dan tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis, 5 November 2026 (Foto:RMOL/Abdul Rouf)

Hukum

Kuasa Hukum Jokowi Tolak Uji Ulang Ijazah

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 19:59 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kuasa hukum Joko Widodo, Yakup Hasibuan, menilai pengujian ulang ijazah mantan Presiden tersebut tidak diperlukan karena pemeriksaan laboratorium terhadap dokumen itu disebut telah dilakukan.

“Kalau kami itu selalu mengacu kepada hukum acara yang ada. Hukum acara itu mengatur, diperiksa oleh lab. Sudah ada lab,” kata Yakup seusai persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik dan tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis, 5 November 2026.

Ia menjelaskan, penyidik sebelumnya juga disebut telah meminta keterangan sejumlah instansi terkait, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Universitas Indonesia (UI).


Menurut Yakup, kedua institusi tersebut disebut tidak memiliki peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud.

Ia kemudian menyebut Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri yang telah memeriksa dokumen Jokowi memiliki peralatan yang lebih memadai.

“Labfor lah yang memiliki alat yang paling canggih. Sehingga sekarang ini sudah mendapatkan hasil yang paling canggih,” ujarnya.

Atas dasar itu, Yakup menilai permintaan untuk melakukan pemeriksaan ulang berpotensi mengulang proses yang sudah dilakukan sebelumnya.

Yakup juga menanggapi klaim pihak Roy Suryo yang menyebut ijazah yang diperlihatkan Jokowi di persidangan berbeda dengan dokumen yang pernah ditunjukkan Polda Metro Jaya.

Ia menyebut pihaknya memahami berbagai strategi pembelaan yang disampaikan kubu terdakwa dalam persidangan.

“Tentu kembali, ya mungkin perhatikan semua, pahami. Namanya seorang terdakwa, kami pahamilah segala jenis defense,” jelas Yakup.

Yakup menambahkan, pihaknya meyakini dokumen-dokumen pendukung pendidikan Jokowi dapat dijelaskan lebih lanjut oleh UGM sebagai institusi yang memiliki otoritas akademik.

Ia juga menyebut teman-teman seangkatan Jokowi nantinya dapat membawa ijazah masing-masing sebagai dokumen pembanding.

Menurut Yakup, kesamaan dokumen pembanding tersebut dapat menjadi bagian dari penjelasan terhadap polemik ijazah yang selama ini dipersoalkan.

“Jadi sebenarnya semua tadi sudah clean and clear. Mudah-mudahan bisa dipahami,” tandasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya