Berita

Kegiatan Pelatihan Wartawan Semester II 2026 bertema "Penguatan Ekonomi Regional untuk Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Sabang, Aceh. (Foto: RMOL)

Finansial

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Besarnya potensi pariwisata belum sepenuhnya mampu menggerakkan perekonomian Kota Sabang, Aceh. Kesenjangan infrastruktur dan minimnya investasi menjadi tantangan yang perlu segera diatasi untuk mengoptimalkan potensi daerah tersebut.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Iskandar Zulkarnaen mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sabang masih tertinggal dibandingkan wilayah daratan Aceh. Salah satu penyebabnya adalah kesenjangan infrastruktur.

Menurut Iskandar, karakteristik Sabang sebagai daerah konservasi juga membutuhkan perhatian khusus. Terlebih, wilayah tersebut menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut dan abrasi yang terus menggerus daratan.


Dengan jumlah penduduk sekitar 43.000 jiwa, perekonomian Sabang hingga kini masih sangat bergantung pada sektor pariwisata.

"Kontribusi utama di Sabang dari sektor pariwisata," ungkapnya dalam kegiatan Pelatihan Wartawan Semester II 2026 bertema "Penguatan Ekonomi Regional untuk Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Sabang, Aceh, Kamis, 5 November 2026.

Iskandar menilai, pengembangan kawasan wisata dan revitalisasi pelabuhan menjadi dua agenda penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sabang.

Apalagi, Sabang memiliki status sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang memberikan keunggulan tersendiri. Namun, keunggulan tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk menarik investasi dan menggerakkan aktivitas ekonomi.

Selain pengembangan destinasi wisata, Sabang juga memiliki peluang untuk mengembangkan kunjungan kapal pesiar atau cruise. Potensi ini dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas pariwisata.

Namun, realisasi peluang tersebut membutuhkan kesiapan destinasi, infrastruktur pendukung, serta kebijakan nasional yang mampu mendorong masuknya investasi.

Karena itu, Iskandar berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan Sabang melalui kebijakan strategis dan dukungan investasi agar potensi pariwisata dan keunggulan kawasan perdagangan bebas dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya