Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo saat hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 5 November 2026. (Foto: tangkapan layar)

Hukum

Terungkap di Pengadilan, KTP Jokowi Masih Presiden RI

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Status pekerjaan Joko Widodo (Jokowi) yang tercatat dalam data kependudukan dan pencatatan sipil ternyata masih menjadi Presiden Republik Indonesia meski sudah lengser dua tahun lalu.

Hal tersebut terungkap saat Presiden ke-7 RI ini hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur sebagai saksi dalam perkara dugaan fitnah yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.

Saat mengawali persidangan, Ketua Majelis Hakim Christina Endarwati memeriksa identitas Jokowi sebelum meminta keterangannya sebagai saksi.


Hakim terlebih dahulu mengonfirmasi sejumlah data pribadi Jokowi, mulai dari nama, tempat dan tanggal lahir hingga pekerjaan.

"Kemudian untuk pekerjaan?" tanya Christina di ruang sidang, Kamis, 5 November 2026.

"Wiraswasta," jawab Jokowi.

Hakim kemudian mengonfirmasi jawaban tersebut lantaran pekerjaan yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jokowi masih tertulis sebagai Presiden RI.

"Wiraswasta. Kalau di sini tertulis di KTP sebagai Presiden Republik Indonesia, betul ya?" tanya Christina.

"Betul, Yang Mulia," jawab Jokowi.

Jokowi sendiri tiba di PN Jaktim dengan didampingi kedua anaknya, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu. Ketiganya datang menggunakan mobil yang sama. Jokowi terlihat mengenakan batik bernuansa cokelat dipadu songkok hitam.

Kehadiran Jokowi sebagai saksi dalam perkara yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma tersebut mendapat pengamanan ketat. Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya persidangan di PN Jaktim.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya