Berita

Peringatan HUT ke-6 KRIS di Function Hall Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta, Selasa, 3 November 2026. (Foto: Istimewa)

Sosial

Enam Tahun Mengabdi, KRIS Ajak Generasi Muda Berjuang untuk Kemanusiaan

RABU, 04 NOVEMBER 2026 | 23:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Malam peringatan HUT ke-6 Komunitas Relawan Indonesia Sejahtera (KRIS) di Function Hall Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta, Selasa, 3 November 2026, mengenang perjalanan pengabdian untuk kemanusiaan. 

Direktur KRIS Adharta Ongkosaputra menyatakan bahwa setiap negara membutuhkan generasi muda yang memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan.

“Pemimpin masa depan harus memiliki hati yang peka terhadap persoalan masyarakat. Mereka harus mampu melihat kemiskinan, penyakit, ketimpangan pendidikan, bencana, dan kerusakan lingkungan bukan sebagai persoalan orang lain, melainkan sebagai tanggung jawab bersama,” kata Adharta dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.


Ia ingin KRIS berkembang menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan kemanusiaan bagi mahasiswa lintas fakultas dan lintas perguruan tinggi.

“Bayangkan jika mahasiswa kedokteran bergabung dengan mahasiswa teknik, ekonomi, hukum, komunikasi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya. Mereka dapat membentuk tim multidisiplin untuk membantu masyarakat. Ada yang menangani edukasi kesehatan, ada yang mengembangkan solusi teknologi, ada yang mengelola pendanaan, ada yang memberikan pendampingan hukum, dan ada yang mengomunikasikan kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Menurut Adharta, gerakan seperti ini akan jauh lebih kuat karena menggabungkan ilmu, keterampilan, dan kepedulian. Ia berharap Universitas Tarumanagara dapat menjadi salah satu pusat pengembangan gerakan tersebut.

Malam HUT ke-6 KRIS berlangsung meriah. Hiburan para penyanyi, permainan Bingo atau KIM yang membuat para tamu berjingkrak-jingkrak, serta kepiawaian MC Radith dan Mak Centong menciptakan suasana yang penuh kegembiraan.

Parade panitia yang memasuki ruangan dengan iringan lagu 'Lapaloma Blanca' dan 'Mars KRIS' memberikan semangat luar biasa.

“Tetapi, bagi saya, makna terbesar malam itu bukanlah kemeriahan panggung ataupun hiburan. Makna terbesarnya adalah komitmen untuk melanjutkan pengabdian,” ungkapnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, seluruh panitia, pengurus, relawan, alumni, mahasiswa, para donatur, dan semua pihak yang selama ini mendukung perjalanan KRIS, para sponsorship, para relawan. Enam tahun telah kita lalui dengan segala tantangan dan pengorbanan. Kini saatnya kita melangkah lebih jauh,” tambah Adharta.

Lanjut dia, KRIS harus menjadi gerakan kemanusiaan lintas generasi. Bukan organisasi yang hanya dikenang karena pernah membantu masyarakat ketika pandemi, melainkan organisasi yang terus hadir ketika masyarakat menghadapi penyakit, kemiskinan, bencana, dan berbagai persoalan kemanusiaan lainnya.

“Saya percaya, keberhasilan KRIS pada masa depan bukan diukur dari seberapa besar panggung perayaannya, melainkan dari seberapa banyak kehidupan manusia yang dapat kita selamatkan, kita pulihkan, dan kita tingkatkan kualitasnya,” tegas Adharta.

“KRIS Memanggil! Memanggil mereka yang peduli. Memanggil mereka yang mau bekerja. Memanggil generasi muda untuk mengambil bagian. Sebab kemanusiaan tidak mengenal batas usia, profesi, suku, maupun golongan,” bebernya lagi. 

Enam tahun perjalanan telah menjadi sejarah. Perjalanan berikutnya adalah membangun masa depan kemanusiaan Indonesia. Dalam acara itu hadir pula mahasiswa Universitas Tarumanagara dari berbagai fakultas.

“Universitas Tarumanagara telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya. Setelah lulus, bersama almarhum Bapak Ir. Ciputra, saya mendapat kesempatan untuk membantu Universitas Tarumanagara. Kini, perguruan tinggi tersebut berada di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ariawan Gunadi, yang saya anggap sebagai anak sendiri,” tutur Adharta.

Ia menyebut hubungan ini bukan sekadar hubungan kelembagaan. Ada sejarah, persahabatan, kenangan, dan ikatan emosional yang telah berlangsung puluhan tahun.

Hubungan Erat dengan Untar

Hubungan dengan Untar kembali memiliki makna besar ketika tidak ketinggalan, Dr. Dedi Rochimat bersama Prof. Agustinus Purna Irawan, ketika menjabat Rektor Universitas Tarumanagara, melalui Yayasan Vivere turut menyumbangkan satu unit ambulans.

“Sementara itu, bersama alumni Fakultas Kedokteran, kami membangun gerakan pelatihan vaksinasi, mendidik para vaksinator, dan menggerakkan vaksinasi mandiri,” terang Adharta.

“Semua itu lahir dari kesadaran sederhana: ketika masyarakat sedang menghadapi ancaman besar, kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Dari semangat itulah gerakan kemanusiaan terus berkembang,” pungkasnya. 

Enam tahun lalu, KRIS dikenal dengan nama KILLCOVID-19, lahir dari kebutuhan mendesak untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi. Untuk lebih jelas mengetahui tentang KRIS bisa dilihat dalam website www.kris.or.id.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya