Berita

Media Briefing PT Pertamina Geothermal Energy di Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Energi

PGE Segera Teken Kontrak dengan PLN soal Power Purchase

RABU, 04 NOVEMBER 2026 | 16:51 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan penandatanganan perjanjian jual beli listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) proyek kogenerasi dengan PT PLN (Persero) pada Desember 2026. Kontrak ini menjadi tonggak penting bagi PGE karena perusahaan mengaku telah lebih dari 10 tahun tidak memiliki PPA baru.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, Edwil Suzandi, mengatakan pembahasan PPA proyek kogenerasi telah menyelesaikan kesepakatan atas aspek-aspek fundamental. Saat ini, tim legal PGE, PLN, dan PLN Indonesia Power (PLN IP) tengah memeriksa dokumen sebelum kontrak ditandatangani.

"Hal-hal yang sifatnya material, hal-hal yang sifatnya fundamental itu sudah kita sepakati. Jadi lebih ke arah pembahasan PPA untuk melihat sesuai dengan kata-kata, jadi lebih ke proofreading kalau bahasa kontraknya," kata Edwil dalam media briefing di Jakarta, Rabu, 4 November 2026. 


Ia berharap penandatanganan kontrak dapat terealisasi pada akhir tahun ini. PPA tersebut menjadi PPA pertama PGE sejak perusahaan tercatat di bursa.

"Kalau ini bisa ditandatangani di bulan Desember depan tentunya ini suatu milestone utama bagi PGE. Kenapa? Lebih dari 10 tahun PGE tidak memiliki PPA baru," ujarnya.

Berdasarkan paparan PGE, proyek kogenerasi tersebut mencakup kapasitas 30 megawatt (MW) di Ulubelu, Lampung, dan 15 MW di Lahendong, Sulawesi Utara. Total investasi kedua proyek tercatat sebesar 109 juta Dolar AS dan 61 juta Dolar AS.

Setelah penandatanganan PPA, PGE menargetkan proses pembentukan perusahaan patungan atau joint venture company (JVCo) dan persiapan pendanaan pada kuartal I 2027. Proyek kemudian dijadwalkan memasuki tahap kontrak Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) pada 2028, dengan target operasi komersial atau commercial operation date (COD) pada tahun yang sama.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya