Berita

Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO) Saiful Chaniago. (Foto: Istimewa)

Hukum

Saiful Chaniago:

Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo Tindakan Tidak Bermoral

RABU, 04 NOVEMBER 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO) Saiful Chaniago mengecam keras tindakan oknum jenderal yang diduga melakukan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Saiful menegaskan, tindakan penyadapan terhadap Presiden sebagai simbol negara dan Panglima Tertinggi TNI adalah bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi dan pelanggaran berat terhadap keamanan negara.

"Ini tindakan tidak bermoral, tidak patriotik, dan sangat berbahaya bagi kedaulatan negara. Presiden adalah representasi tertinggi negara. Menyadap Presiden sama saja menyadap negara. Oknum jenderal yang melakukan ini harus ditindak tegas tanpa pandang bulu," kata Saiful dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu 4 November 2026.


Saiful meminta agar Panglima TNI dan aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional.

"Tidak boleh ada impunitas. Siapapun pelakunya, apapun pangkat dan jabatannya, harus diproses hukum secara terbuka. Ini demi menjaga marwah Presiden, menjaga soliditas TNI, dan menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi pertahanan," kata Saiful.

Menurutnya, di tengah upaya Presiden Prabowo bekerja keras memperkuat pertahanan nasional, swasembada energi, dan kesejahteraan rakyat, justru ada pihak internal yang mencoba mengganggu stabilitas dengan cara-cara kotor.

"Kami sebagai rakyat Indonesia yang dipimpin oleh Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo Subianto. Kami mendukung penuh langkah Presiden untuk membersihkan oknum-oknum pengkhianat di lingkaran kekuasaan," kata Saiful.

Komisaris Utama PLN Energi Gas ini 
juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan.

"Jangan biarkan oknum perusak persatuan ini merusak agenda besar Presiden untuk membangun Indonesia yang kuat dan berdaulat. Hukum harus tegak," tutup Saiful.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri yang kini menjabat Kepala Staf Presiden Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta dua perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan Presiden, pejabat negara, pengusaha, hingga tokoh lembaga swadaya masyarakat. Penyadapan dilakukan sejak 2025 hingga 2026.

Selain Listyo, dua orang lain yang juga dijadikan tersangka adalah Inspektur Jenderal Ahrie Sonta Nasution yang menjabat Kepala Divisi Hukum Polri dan Inspektur Jenderal Eko Hadi Santoso selaku Widyaiswara Kepolisian Utama Tk 1 Sespim Lemdiklat Polri.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya