Berita

PT Krakatau Steel (Persero) Foto: krakataupipe.com

Bursa

Komisaris Mundur, Begini Kondisi Terbaru Krakatau Steel

RABU, 04 NOVEMBER 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kembali mengalami perubahan di jajaran pengurus. Kali ini, Komisaris Adityo Haryo Bimo mengundurkan diri dari jabatannya setelah surat pengunduran dirinya diterima manajemen pada 1 November 2026.

Sekretaris Perusahaan Krakatau Steel, Parya Budi Harta, mengatakan pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional perusahaan.

“Informasi ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional Perseroan,” ujar Parta dalam keterbukaan informasi yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 4 November 2026.


Adityo menjabat sebagai Komisaris Krakatau Steel sejak 25 Juni 2025. Sebelum bergabung dengan perusahaan baja milik negara tersebut, dia pernah menjabat sebagai Director of Sales di PT Bali Mukti.

Sebelumnya, Krakatau Steel juga merombak jajaran manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 September 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menunjuk Willgo Zainar sebagai Direktur Utama menggantikan Muhamad Akbar. Sementara itu, Thomas Christian diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan Daniel Fitzgerald.

Willgo sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen KRAS sebelum dipercaya memimpin direksi. Pergantian pengurus tersebut merupakan bagian dari upaya restrukturisasi dan efisiensi perusahaan yang mendapat dukungan Danantara.

Di tengah perubahan jajaran pengurus, kinerja operasional Krakatau Steel mulai menunjukkan perbaikan. Sepanjang semester I/2026, volume penjualan baja mencapai 614.260 ton, meningkat 30,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan penjualan tersebut turut mendorong pendapatan perusahaan menjadi 622,7 juta dolar AS atau sekitar Rp11,15 triliun. Krakatau Steel juga mencatatkan laba bruto sebesar 67,9 juta dolar AS, atau meningkat dua kali lipat dibandingkan semester I/2025.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya