Berita

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas)Yusril Ihza Mahendra (Foto: RMOL)

Pemerintahan

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

RABU, 04 NOVEMBER 2026 | 00:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyidik Bareskrim Mabes Polri diyakini akan mengembangkan perkara dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting negara untuk mengungkap pihak yang berada di balik aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, penyidik masih mendalami untuk kepentingan siapa penyadapan tersebut dilakukan dan apakah ada pihak lain yang memberikan perintah kepada para pelaku.

"Untuk apa penyadapan ini digunakan, siapa yang berkepentingan, apakah ada aktor intelektual di balik penyadapan ini, itu masih wallahu a'lam bish-shawab. Kita boleh menduga-duga, tetapi hukum itu tidak boleh ditegakkan dengan duga-duga, hukum harus berbicara dengan bukti," kata Yusril dalam konferensi pers di kantornya di Jakarta Selatan, Selasa malam, 3 November 2026.


Yusril mengatakan, proses pengembangan perkara tidak menutup kemungkinan akan mengungkap pihak lain di luar tiga perwira tinggi Polri yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Dan saya kira mungkin tidak berhenti kepada beberapa nama yang tadi telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, karena proses pengembangan terhadap kasus ini akan berjalan dan nanti akan menjadi terbuka untuk siapa, untuk kepentingan apa penyadapan dan interception ini dilakukan," kata Yusril.

Bahkan, penyidik juga akan mendalami kemungkinan keterlibatan aktor politik maupun pihak asing dalam perkara tersebut.

"Apakah melibatkan aktor politik di luar orang-orang yang tadi sudah ditahan atau tidak, nah kita tidak dapat berprasangka apa-apa, biar penyidikan yang akan membukanya. Apakah juga mungkin ada keterlibatan pihak asing, sampai hari ini kita belum dapat menjawab pertanyaan itu," kata Yusril.

Yusril sebelumnya mengungkapkan bahwa komunikasi sejumlah tokoh penting negara diduga disadap melalui telepon genggam dan perangkat komunikasi lainnya. Mereka di antaranya Presiden Prabowo, sejumlah menteri, politisi, hingga pengusaha.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan Bareskrim, aktivitas penyadapan tersebut disebut telah berlangsung sejak 2025.

Dalam perkara ini, tiga perwira tinggi aktif Polri berinisial LSP, AS, dan EHS telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Sementara itu, satu orang berinisial SU masih berstatus sebagai saksi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya