Berita

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

Prabowo Panggil Trenggono Hingga Suahasil ke Istana, Bahas Apa?

SELASA, 03 NOVEMBER 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto kembali memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 November 2026.

Berdasarkan pantauan, sejumlah pejabat yang telah hadir di antaranya Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN Donny Oskaria, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf.

Kepala BP BUMN Donny Oskaria mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas bersama Presiden. Ia menduga pertemuan tersebut masih berkaitan dengan rapat ekonomi yang digelar bersama Kepala Negara kemarin. 


Saat ditanya apakah membahas Kampung Nelayan Merah Putih, Donny mengatakan mungkin juga dibahas karena Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono turut hadir di Istana.

"Ya, mungkin. Karena ada Pak Trenggono," ujarnya kepada awak media.

Di sela kedatangannya, Donny turut membeberkan perkembangan kinerja BUMN. Ia menyebut capaian laba perusahaan pelat merah pada kuartal III 2026 meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

"BUMN semuanya baik-baik aja. Hasilnya bagus, kuartal III kita naik 20 persen dibandingkan tahun lalu profitnya. Progresnya baguslah, kita transformasi BUMN menjadi jalan yang baik. Insyaallah nanti mudah-mudahan makin bagus, ya," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengaku belum mengetahui agenda rapat bersama Prabowo.

Kendati demikian, ia menyatakan siap memberikan laporan apabila pembahasan menyangkut perkembangan pembangunan kampung nelayan. 

"Belum tahu. Aku sih siap aja. Datanya siap. Jadi, kalau di dipanggil nanti urusan itu kan ya," kata Trenggono.

Trenggono menjelaskan, dari target pembangunan 1.360 kampung nelayan pada tahun ini, sebanyak 100 titik telah selesai dan beroperasi. 

Sementara itu, 1.069 titik lainnya masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan rampung pada 24 Desember 2026.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya