Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini)

Bursa

IHSG Terjun 2,62 Persen, Ambruk Lagi ke Bawah Level 5.000

SELASA, 03 NOVEMBER 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah setelah sempat dibuka di zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Selasa siang 3 November 2026. Tekanan jual yang meluas membuat indeks kembali terperosok di bawah level psikologis 5.000.

Berdasarkan data bursa, IHSG anjlok 2,62 persen atau kehilangan 133 poin ke level 4.963,06.

Pelemahan terjadi di seluruh sektor. Sektor barang baku (IDXBASIC) mencatat penurunan terdalam, yakni 3,97 persen ke level 1.244,81.


Tekanan besar juga dialami sektor perindustrian (IDXINDUST) yang melemah 3,81 persen ke 1.219,25, diikuti sektor energi (IDXENERGY) yang terkoreksi 3,51 persen ke 2.372,14 dan sektor infrastruktur (IDXINFRA) turun 3,08 persen ke 1.242,93.

Sementara itu, sektor barang konsumer non-primer (IDXNONCYC) turun 2,41 persen, properti (IDXPROPERT) melemah 2,38 persen, dan transportasi (IDXTRANS) terkoreksi 2,23 persen.

Pelemahan juga terjadi pada sektor kesehatan (IDXHEALTH) sebesar 1,68 persen, keuangan (IDXFINANCE) sebesar 1,61 persen, serta teknologi (IDXTECHNO) sebesar 0,81 persen.

Tekanan pasar turut menyeret indeks LQ45 yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid. Indeks tersebut turun 2,50 persen ke level 504,92.

Hingga jeda perdagangan siang, aktivitas transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 14,82 miliar lembar saham dengan nilai Rp5,57 triliun. Sebanyak 542 saham melemah, 94 saham menguat, dan sisanya stagnan. Adapun BBCA, BBRI, dan BMRI menjadi tiga saham dengan nilai transaksi terbesar.

Di jajaran saham LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatat penurunan terbesar, yakni 6,72 persen ke Rp222 per saham. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang terkoreksi 6,70 persen ke Rp1.045 dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) turun 6,52 persen ke Rp860 per saham.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham LQ45 masih mampu bertahan di zona hijau. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin penguatan dengan kenaikan 4,17 persen ke Rp25 per saham. Berikutnya PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 3,72 persen ke Rp1.255 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menguat 1,39 persen ke Rp730 per saham.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya