Berita

Copilot Nathalia Filgueiras/Net

Global

Kisah Tragis Copilot Muda Nathalia Filgueiras di Tragedi Learjet Florida

SELASA, 03 NOVEMBER 2026 | 09:36 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Dunia penerbangan berduka atas kepergian Nathalia Filgueiras, seorang copilot berusia 20 tahun yang menjadi salah satu korban jiwa dalam kecelakaan maut pesawat Learjet 60 di Florida.

Insiden tragis yang merenggut nyawa sembilan orang di dalamnya ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta kerabat yang ditinggalkan.

Nathalia tumbuh dalam keluarga Brasil di Boca Raton, Florida, dengan kecintaan mendalam terhadap dunia terbang yang terinspirasi dari sang ayah, Allan Filgueiras.


Ayahnya yang juga seorang pilot mengajarkannya menerbangkan pesawat sejak dini hingga ia berhasil mengantongi lisensi pilot saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

Melalui akademi penerbangan di sekolahnya, ia mendapatkan dukungan penuh untuk mengejar impian masa kecilnya. Teman masa kecilnya, Nicole Tarantino, mengenang Nathalia sebagai sosok berdedikasi tinggi yang sangat mencintai dunia penerbangan.

"Dia adalah sosok yang luar biasa baik di dalam maupun luar, dan dia selalu tahu bahwa dirinya ingin menjadi seorang pilot," ujar Tarantino.

Detik-Detik Terakhir yang MencekamBerdasarkan keterangan National Transportation Safety Board (NTSB), pesawat Learjet 60 yang menerbangkan Nathalia sebagai perwira pertama (first officer) bertolak dari Texas menuju Bahama.

Di tengah penerbangan pada ketinggian 35.000 kaki, pesawat sempat melaporkan turbulensi moderat akibat es jernih (clear ice) dan meminta naik ke ketinggian 37.000 kaki.

Hanya berselang 30 detik kemudian, pesawat mendadak turun dengan kecepatan drastis. Rekaman suara kokpit menangkap detik-detik mencekam saat Nathalia memberikan panggilan darurat terakhir sebelum pesawat menabrak tanah.

"Mayday, mayday. Kami turun 10.000 kaki per menit... Kita akan menabrak tanah, 722 Bravo Delta," ujar suara dalam rekaman yang disusul jeritan.

Kecelakaan yang merenggut sembilan nyawa ini—termasuk para penumpang seperti Adam Robinson, Helen Sharp, bersama dua anak mereka Emma dan Charlie, serta Rachael Reed, Charmi Fehr, dan Anita Maria Cetina—kini masih dalam investigasi mendalam oleh pihak NTSB.

Meski kepergiannya begitu mendadak dan memilukan, orang-orang terdekat memilih untuk mengenang semangat serta keteguhan hati Nathalia dalam mengejar mimpi-mimpi besarnya di angkasa.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya