Berita

Kim Yo Jong (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube KBS World)

Global

Adik Kim Jong Un Bantah Korut Terlibat Pencurian Kripto Binance

SELASA, 03 NOVEMBER 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea Utara membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyebut negara tersebut berada di balik pencurian aset kripto senilai lebih dari 6 miliar Dolar AS dari Binance.

Bantahan tersebut disampaikan Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sekaligus salah satu pejabat berpengaruh di Partai Buruh Korea, pada Selasa, 3 November 2026, yang disiarkan kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA.

Kim menilai tuduhan FBI yang mengaitkan negaranya dengan peretasan Binance merupakan bentuk provokasi politik. Ia juga menuding AS berusaha menggiring opini publik internasional dengan menggambarkan berbagai kejahatan siber di dunia sebagai perbuatan Korea Utara.


"Namun, pernyataan AS itu hanyalah retorika yang tidak masuk akal dan bukan hal baru," kata Kim sebagaimana dikutip KCNA.

Sebelumnya, FBI menyatakan Korea Utara bertanggung jawab atas pencurian sekitar 6,3 miliar Dolar AS aset digital dari Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan. FBI mengidentifikasi kelompok peretas yang dikenal sebagai TraderTraitor, yang disebut sebagai bagian dari unit siber Korea Utara yang disponsori negara, sebagai pihak di balik serangan tersebut.

FBI juga mengungkapkan bahwa para peretas telah mengonversi aset hasil pencurian ke mata uang kripto Ethereum. Aparat memperkirakan aset tersebut masih akan dipindahkan dan dicuci melalui sejumlah transaksi untuk menyamarkan asal-usulnya.

Sementara itu, Binance menyatakan telah menanggung sebagian besar kerugian akibat pencurian tersebut menggunakan dana perusahaan. Kasus ini berpotensi menjadi salah satu pencurian terbesar dalam sejarah industri kripto.

Tuduhan terhadap Korea Utara bukan hal baru. Sejumlah pakar keamanan siber menyebut kelompok peretas yang terkait dengan negara tersebut termasuk yang paling aktif mencuri aset kripto di dunia. Dana hasil kejahatan siber itu diduga digunakan untuk membantu membiayai program persenjataan, termasuk pengembangan rudal balistik dan senjata nuklir. Namun, Pyongyang berulang kali membantah keterlibatannya.

Di tengah bantahan tersebut, Kim Yo Jong juga memperingatkan bahwa sikap AS dapat memengaruhi hubungan kedua negara. Ia mengatakan Korea Utara memiliki sejumlah persoalan yang perlu dipertimbangkan kembali akibat sikap Washington yang dinilainya bermusuhan. 

Pernyataan ini muncul ketika Pyongyang belum memberikan tanggapan terbuka terhadap tawaran Presiden Donald Trump untuk kembali membuka diplomasi tingkat tinggi dengan Korea Utara.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya