Berita

Forum Diskusi Green Nagan bertajuk "Ekonomi Syariah dan Kemandirian Daerah Istimewa" yang digelar di Green Nagan Cafe dan Resto, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu, 31 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

Makro

Prabowo Diminta Perkuat Ekonomi Syariah jadi Motor Kemandirian Daerah

SENIN, 02 NOVEMBER 2026 | 22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat kemandirian daerah. Visi ini selaras dengan arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menempatkan kemandirian dan pemerataan ekonomi sebagai agenda prioritas nasional.

Komitmen ini disuarakan secara tegas dalam Forum Diskusi Green Nagan bertajuk "Ekonomi Syariah dan Kemandirian Daerah Istimewa" yang digelar di Green Nagan Cafe dan Resto, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Direktur Green Nagan, Ihsan Satria, mengungkapkan bahwa kegiatan yang diikuti oleh elemen pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM ini dirancang untuk membumikan nilai-nilai ekonomi syariah agar tidak sekadar bergaung sebagai konsep di atas kertas.


"Momentum dua tahun Asta Cita ini menjadi kesempatan bagi kita untuk melihat bagaimana agenda pembangunan nasional dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata di daerah. Kami ingin mendorong generasi muda dan pelaku UMKM agar semakin memahami ekonomi syariah sebagai prinsip yang bisa diterapkan dalam kegiatan ekonomi sehari-hari," tegas Ihsan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 2 November 2026.

Ihsan turut mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo yang konsisten mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan dan pembangunan dari bawah. Menurutnya, hal ini menjadi momentum emas bagi Aceh untuk memaksimalkan potensi lokal dan kekhususannya.

"Di era pemerintahan Presiden Prabowo, peluang pengembangan ekonomi syariah dan kemandirian daerah semakin terbuka. Harapannya, berbagai agenda pembangunan inklusif ini dapat diwujudkan secara optimal hingga menyentuh masyarakat di daerah," tuturnya.

Lebih lanjut, Ihsan menekankan bahwa ekonomi syariah bukan sebatas sistem keuangan, melainkan pilar yang menjamin nilai keadilan, transparansi, dan kebermanfaatan umat. Untuk mewujudkannya, kolaborasi lintas sektor sangat mutlak dibutuhkan.

"Aceh memiliki kekhususan dan potensi besar. Karena itu, perlu keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha, untuk membangun ekonomi daerah yang mandiri, produktif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat," pungkas Ihsan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya