Berita

Menu Makan bergizi gratis (MBG) yang disiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Foto: Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Hukum

SDR Kritik Insentif Rp1 Triliun untuk Pemda Pendukung Program MBG

MINGGU, 01 NOVEMBER 2026 | 09:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, mengkritik rencana pemerintah pusat memberikan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun kepada pemerintah daerah (pemda) yang dinilai berhasil menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hari mengaku heran dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, program MBG semestinya menjadi sarana agar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat sampai secara langsung kepada masyarakat.

"Tapi pada praktiknya tidak seperti yang diharapkan, malah jadi bancakan oknum ‘pemburu rente’ yang mengambil keuntungan dari MBG," kata Hari kepada RMOL, Minggu, 1 November 2026.


Ia tidak setuju jika pemerintah pusat memberikan insentif sebesar Rp1 triliun kepada pemda yang menyukseskan program MBG. Menurutnya, anggaran tersebut lebih baik dialihkan untuk program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Kemudian muncul lagi program lomba sukseskan MBG, dan baiknya program lomba dialihkan untuk program yang bermanfaat langsung ke masyarakat," ujarnya.

Hari menilai pemberian insentif tersebut rawan dimanfaatkan sebagai bahan bancakan pejabat. Sebab, pejabat memiliki kewenangan dalam penggunaan anggaran negara.

"Pejabat kita gampang membuat program karena sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dari APBN. Sehingga, usulan mudah tanpa memperhitungkan dampak dari program tersebut," katanya.

Ia menegaskan, masyarakat lebih membutuhkan program pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

"Masyarakat butuh program pemerintah yang menyentuh langsung ke piring-piringnya di rumah," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya