Berita

Ketua Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo. (Foto: RMOL/Alifia)

Finansial

Hashim Wanti-Wanti Rupiah Bisa Tembus Rp21.000 per Dolar AS

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 18:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketua Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo mewanti-wanti Rupiah bisa tembus Rp21.000 per Dolar AS jika persoalan transparansi pasar modal yang disorot Morgan Stanley Capital International (MSCI) tidak segera dibenahi.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus adik Presiden Prabowo Subianto itu bahkan menyebut Rupiah bisa semakin lemah jika investor asing menarik dananya dari pasar saham Indonesia.

"Ini masalah sangat-sangat serius. Kalau investasi luar negeri keluar dari bursa saham kita, Rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung bisa jadi Rp20.000 sampai Rp21.000, bahkan ada yang bilang Rp22.000 per Dolar AS," kata Hashim dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.


Hashim mengatakan, praktik goreng saham menjadi salah satu persoalan serius yang harus segera dihentikan. Praktik tersebut dinilai dapat merusak kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik.

Ia pun telah mendapat mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk membantu mengantisipasi ancaman penurunan status pasar saham Indonesia menjadi standalone market oleh MSCI.

Menurut Hashim, persoalan yang menjadi sorotan antara lain saham dengan porsi kepemilikan publik (free float) terbatas, tetapi memiliki rasio harga saham terhadap laba bersih (Price to Earnings Ratio/PER) yang sangat tinggi.

“Ini adalah kalau free float-nya terpangkas, Price to Earnings Ratio-nya gila-gilaan, tidak masuk akal, ini yang dipersoalkan,” kata Hashim.

Ia juga mengingatkan pelemahan Rupiah berpotensi menambah beban pembayaran utang luar negeri pemerintah dan menimbulkan persoalan serius bagi perekonomian nasional. Untuk itu, Hashim meminta para anggota Kadin tidak ikut terlibat dalam praktik goreng saham yang dapat merusak kredibilitas pasar modal Indonesia.

“Maka saya minta kawan-kawan dari Kadin, mohon kegiatan-kegiatan goreng-gorengan itu dihentikan. Mohon dengan sangat praktik goreng-gorengan segera dihentikan,” tegasnya.

Hashim mengingatkan, persoalan tersebut harus segera dituntaskan agar pelemahan Rupiah tidak berujung pada dampak politik yang merugikan.

“Jangan sampai ini terjadi di Indonesia. Jangan sampai kawan-kawan Kadin juga ikut dengan praktik-praktik goreng-gorengan. Ini masalah amat sangat serius. Jangan sampai Rupiah jadi Rp21.000, Rp22.000, ini jadi punya dampak politik yang luar biasa negatif,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya