Berita

Anggota DPR Robert J. Kardinal. (Foto: Dok. RMOL)

Parlemen

Tuntaskan Izin Rumah Ibadah Tertunda 25 Tahun, Pramono Diapresiasi

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 17:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuntaskan proses perizinan pembangunan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Taman Harapan Jaya di Cililitan, Jakarta Timur, setelah tertunda lebih dari 25 tahun,  diapresiasi.

Anggota Komisi IV DPR Robert J. Kardinal mengatakan, Pramono Anung telah menunjukkan keteladanan kepemimpinan yang mengedepankan keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya.

Robert mengatakan, sejatinya seorang pemimpin tidak boleh hanya hadir untuk kelompok tertentu. Pemimpin harus mampu mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, ras, maupun golongan.


“Ini merupakan contoh kepemimpinan yang mengayomi semua golongan dan menempatkan hak warga negara secara setara,” kata Robert kepada wartawan, Kamis 29 Oktober 2026.

Robert menegaskan, kebebasan beragama dan beribadah merupakan hak konstitusional yang harus dihormati dan dilindungi. Bahkan menurutnya, penyelesaian perizinan rumah ibadah tersebut memiliki makna lebih luas daripada urusan administrasi. 

”Kebijakan Gubernur Jakarta menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah harus menjamin kesetaraan hak warga serta memberikan pelayanan secara adil kepada seluruh kelompok masyarakat,” kata Robert.

Ia berharap langkah yang dilakukan Pramono dapat menjadi standar bagi jajaran pemerintah daerah lainnya dalam menangani berbagai persoalan masyarakat. Kepastian perizinan, kecepatan pelayanan, dan kesetaraan perlakuan harus menjadi bagian dari kinerja birokrasi sehari-hari.

"Saya melihat penyelesaian persoalan ini sebagai contoh bahwa kepemimpinan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya pernyataan,” kata Robert.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan GMAHK Taman Harapan Jaya di Cililitan, Jakarta Timur, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Pramono menyampaikan bahwa proses pengurusan izin pembangunan gereja tersebut telah berlangsung lebih dari 25 tahun.

Pramono mengatakan, persoalan perizinan gereja itu mulai ditanganinya pada Juli 2025. Ia kemudian meminta jajarannya menindaklanjuti proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) agar tidak tertahan terlalu lama setelah persyaratan administrasi terpenuhi.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga menegaskan komitmennya untuk menjadi gubernur bagi seluruh agama, ras, dan etnis di Jakarta, sekaligus meminta jajarannya mencegah persoalan serupa kembali berlarut-larut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya