Berita

Menara Astra. (Foto: Istimewa)

Finansial

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 13:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PT Astra International Tbk (Astra) membukukan laba bersih Rp21,6 triliun selama sembilan bulan pertama 2026, turun 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp24,47 triliun. Penurunan terjadi ketika pendapatan bersih perusahaan cenderung stagnan di level Rp243,9 triliun.

Presiden Direktur Astra, Rudy, dalam laporan keuangan kuartal III 2026 yang dirilis pada Rabu 28 Oktober 2026, menjelaskan bahwa laba bersih perusahaan tanpa memperhitungkan pos nonberulang relatif stabil.

“Laba bersih Grup, tanpa memperhitungkan non-recurring items, stabil sebesar Rp24,6 triliun (turun 12 persen jika memperhitungkan non-recurring items),” kata Rudy, dikutip Kamis, 29 Oktober 2026. 


Sepanjang Januari-September 2026, laba bersih Astra sebelum memperhitungkan pos nonberulang tercatat Rp24,565 triliun, turun tipis 1 persen dibandingkan Rp24,717 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, perusahaan membukukan pos nonberulang sebesar Rp2,963 triliun, jauh lebih besar dibandingkan Rp244 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Pos tersebut terutama terdiri atas penurunan nilai (impairment) dan penyesuaian nilai wajar atas investasi ekuitas.

Dengan memperhitungkan pos nonberulang tersebut, laba bersih Astra turun menjadi Rp21,602 triliun dari Rp24,473 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan laba bersih yang dilaporkan juga tercermin pada laba per saham, yang turun 11 persen menjadi Rp541 dari sebelumnya Rp605. Adapun laba per saham tanpa memperhitungkan pos nonberulang meningkat 1 persen menjadi Rp616.

Rudy menyatakan kinerja Astra selama sembilan bulan pertama 2026 tetap resilien, meskipun sejumlah lini usaha menghadapi tekanan.

“Pertumbuhan pada sebagian besar bisnis Astra diimbangi oleh kondisi yang menantang pada bisnis Solusi Pertambangan dan Alat Berat,” pungkas Rudy.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya