Berita

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: RMOLJabar/Bagus Ismail)

Nusantara

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 03:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan akan meminta keterangan pengelola Pasar Induk Caringin menyusul bentrokan berdarah yang terjadi pada Sabtu, 24 Oktober 2026 sore. Evaluasi terutama akan diarahkan pada sistem keamanan di dalam kawasan pasar yang dikelola swasta tersebut.

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung selama ini terus menjalin koordinasi dengan pengelola Pasar Caringin, mulai dari persoalan sampah hingga keamanan. Namun, bentrokan yang menimbulkan korban jiwa menjadi perhatian serius yang perlu ditindaklanjuti bersama.

"Kami tidak pernah berhenti berkoordinasi, dari mulai penanganan sampah sampai masalah keamanan," kata Farhan, Minggu, 25 Oktober 2026.


Menurutnya, keberadaan Pasar Caringin memiliki dampak besar terhadap masyarakat di sekitar Kelurahan Babakan Ciparay. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, pasar tersebut juga memegang peran penting dalam distribusi bahan pangan pokok.

"Bagaimanapun juga, keberadaan Pasar Caringin itu berdampak besar terhadap warga di seputaran Kelurahan Bacip. Dan tentu saja ini pun juga memberikan satu fungsi yang penting kepada Pasar Caringin sebagai salah satu pasar yang menjadi tempat distribusi bahan pangan pokok," ujarnya.

Karena itu, Farhan memastikan, Pemkot Bandung akan memberikan perhatian lebih terhadap persoalan keamanan di kawasan tersebut. Ia juga menegaskan, koordinasi dengan pengelola akan terus dilakukan, terlebih setelah insiden kekerasan yang terjadi.

"Koordinasi kami dengan Pasar Caringin selalu erat dan insyaallah untuk masalah satu ini pun kami akan memberikan atensi lebih," tegasnya.

Farhan menambahkan, penanganan perkara bentrokan tetap menjadi kewenangan kepolisian. Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung sekaligus meminta penjelasan dari pihak pengelola mengenai sistem pengamanan di dalam pasar.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan dan mencegah terulangnya insiden serupa di salah satu pusat distribusi pangan utama di Kota Bandung itu.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya