Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: istimewa)

Politik

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

SELASA, 20 OKTOBER 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Hendri Satrio menilai komunikasi menjadi faktor penting dalam melihat respons masyarakat terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut sosok yang akrab disapa Hensa itu, masyarakat kelas bawah merasakan perhatian pemerintah melalui sejumlah program bantuan sosial dan layanan publik. Kondisi tersebut turut memengaruhi penilaian mereka terhadap pemerintahan saat ini.

Ia mengaku kerap berbincang dengan pedagang bakso, pedagang asinan, hingga pengamen jalanan untuk mendengar pandangan mereka mengenai kondisi pemerintahan.


“Mereka saat ditanya, apakah rezim ini lebih baik daripada sebelumnya? Jawabannya lebih baik. Karena dapat bansos, dapat MBG, sekolah anak-anak murah, walaupun penghasilan saya berkurang,” ujar Hensa, Selasa, 20 Oktober 2026.

Hensa melihat kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan pengalaman ekonomi antara masyarakat kelas bawah dan kelas menengah. Di satu sisi, masyarakat berpenghasilan rendah merasa diperhatikan melalui program pemerintah. Di sisi lain, kelas menengah masih merasakan tekanan ekonomi.

“Itu kan dilema. Kelas menengah merasa terhimpit, sementara kelas bawah merasa bahagia karena kehidupannya diperhatikan oleh pemerintah hari ini,” jelasnya.

Menurut Hensa, sejumlah program pemerintahan Prabowo memang diarahkan untuk membantu masyarakat kelas bawah. Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Karena itu, ia menilai komunikasi pemerintah perlu mampu menjelaskan arah kebijakan dan manfaat program secara luas, sekaligus merespons persoalan ekonomi yang masih dirasakan kelompok masyarakat lainnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya