Berita

Koops TNI Habema. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

MINGGU, 18 OKTOBER 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya berhasil direbut kembali seluruhnya oleh Koops TNI Habema.
 
Keberhasilan tersebut dipastikan setelah Tim Gabungan Operasi Badai Kasuari 3.12 menemukan senjata K3 Daewoo, menyusul keberhasilan pengamanan senjata Caracal sehari sebelumnya, Jumat, 16 Oktober 2026.
 
Kedua senjata tersebut sebelumnya dirampas kelompok Manfred Fatem dalam penyerangan terhadap pos Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory, Kabupaten Maybrat. 


Operasi gabungan yang melibatkan Satgas Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V dari Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad, serta Satgas Kewilayahan Yonif 764/IB tersebut berhasil menuntaskan pengambilan kembali kedua senjata organik TNI.
 
Keberhasilan ini diperoleh melalui kerja sama antarsatuan, pendalaman informasi, serta pencarian yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain dua senjata organik tersebut, tim gabungan juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan campuran, 19 butir amunisi kaliber 5,56 mm, tiga magazen, alat bidik, dan sejumlah perlengkapan lainnya.
 
Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang terlibat atas ketekunan, keberanian, disiplin, dan profesionalisme dalam menyelesaikan tugas.
 
"Dua senjata organik yang dirampas kelompok Manfred Fatem akhirnya berhasil kita ambil kembali seluruhnya. Ini merupakan bukti kesungguhan, kerja keras, dan tanggung jawab prajurit dalam menuntaskan tugas. Saya memberikan penghargaan kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan disiplin dan profesional," tegas Brigjen TNI Riyanto.
 
Pangkoops menegaskan bahwa keberhasilan tersebut memiliki arti penting, bukan hanya karena materiil satuan berhasil diamankan kembali, tetapi juga karena senjata tersebut tidak lagi dapat disalahgunakan untuk melakukan aksi kekerasan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat.
 
"Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. TNI akan tetap tegas terhadap setiap ancaman bersenjata, dengan tindakan yang selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum. Namun, kepada saudara-saudara yang ingin meninggalkan kekerasan, jalan damai tetap terbuka," lanjut Pangkoops.
 
Koops TNI Habema menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Badai Kasuari 3.12 menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya. Pengamanan wilayah akan terus dilaksanakan seiring dengan pendekatan teritorial dan kemanusiaan untuk mendukung kehidupan masyarakat yang semakin aman dan normal.
 
Keberhasilan mengamankan kembali kedua senjata tersebut sekaligus menegaskan bahwa setiap ancaman bersenjata akan ditangani secara profesional, sementara kesempatan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali membangun kehidupan bersama masyarakat tetap terbuka.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya