Berita

Proyek Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC). (Foto: Dok Danantara)

Pemerintahan

Danantara dan INA Rampungkan Investasi Proyek Kimia Chandra Asri, Target Operasi 2027

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 22:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Danantara Investment Management (DIM) dan Indonesia Investment Authority (INA) merampungkan kemitraan investasi strategis dengan PT Chandra Asri Pacific Tbk untuk proyek Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC). 

Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2027 untuk memperkuat pasokan bahan baku industri dalam negeri.

Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 400 kiloton per tahun (KTA) soda kaustik dan 500 KTA ethylene dichloride (EDC). Kedua bahan kimia itu menjadi bahan baku penting bagi berbagai sektor manufaktur, termasuk industri bauksit dan alumina.


CEO DIM Pandu Sjahrir mengatakan, investasi tersebut sejalan dengan agenda hilirisasi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Inisiatif CA-EDC ini mencerminkan jenis investasi strategis yang dapat menghasilkan nilai jangka panjang bagi Indonesia serta memberikan dukungan terhadap industri dalam negeri, pembangunan kapabilitas lokal, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta peningkatan daya saing Indonesia,” kata Pandu dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 13 Oktober 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga mencerminkan peran Danantara sebagai katalis untuk mendorong partisipasi investor swasta dalam proyek-proyek strategis nasional.

Melalui peningkatan produksi domestik, proyek CA-EDC diharapkan dapat menekan ketergantungan terhadap impor, menghemat devisa, serta memperkuat rantai pasok industri nasional di tengah meningkatnya kebutuhan bahan baku.

Sementara itu, Ketua Dewan Direktur INA Oki Ramadhana mengatakan, kemitraan tersebut menggabungkan modal investasi dengan keahlian industri untuk mendukung pengembangan sektor hilir Indonesia.

Menurutnya, soda kaustik dan EDC memiliki peran penting dalam rantai nilai industri nasional. Selain menjawab kebutuhan strategis bahan baku, proyek ini, kata Oki ditopang fundamental komersial yang kuat.

“Seiring Indonesia terus mengembangkan industri hilir, proyek ini menjawab kebutuhan strategis, dengan potensi memperkuat pasokan dalam negeri dan mendukung pengembangan basis industri yang lebih terintegrasi,” ujar Oki.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra menambahkan, penyelesaian kemitraan investasi tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan kimia strategis di Indonesia.

“Proyek ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pasokan bahan kimia strategis bagi industri dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap impor, serta mendukung agenda hilirisasi Indonesia,” katanya.

Erwin mengatakan, proyek CA-EDC diperkirakan menciptakan sekitar 3.000 lapangan kerja selama tahap konstruksi dan menyediakan 250 posisi kerja permanen ketika fasilitas mulai beroperasi.

Per September 2026, progres konstruksi proyek disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Pemasangan peralatan utama masih berlangsung, bersamaan dengan pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk dermaga, trestle, dan fasilitas penyimpanan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya