Berita

Ilustrasi Sinopsis Bapak Paling Jujur (Sumber: IMDb)

Entertainment

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 20:29 WIB | OLEH: TIFANI

Sinopsis Bapak Paling Jujur menceritakan Jonas Prakoso, seorang calon gubernur yang harus menghadapi kekacauan setelah terkena kutukan sehingga tidak bisa lagi berbohong. Film drama komedi satir politik Indonesia ini dibintangi Andovi Da Lopez dan Soleh Solihun. 

Film Bapak Paling Jujur mengangkat persoalan pencitraan politik dan ambisi kekuasaan melalui premis komedi yang tidak biasa. Ceritanya mengikuti seorang calon pemimpin yang terbiasa mengatur perkataan demi meraih dukungan publik, tetapi justru kehilangan kendali atas ucapannya sendiri.

Film ini disutradarai Fajar Nugros dengan naskah yang ditulis Rino Sarjono. Bapak Paling Jujur merupakan adaptasi dari film komedi politik Korea Selatan Honest Candidate (2020) dan film Brasil O Candidato Honesto (2014).


Sinopsis Bapak Paling Jujur

Bapak Paling Jujur berpusat pada Jonas Prakoso (Andovi Da Lopez), seorang calon gubernur yang dikenal pandai membangun citra di hadapan masyarakat. Bersama calon wakil gubernurnya, Sambodo (Soleh Solihun), Jonas berusaha memenangkan pemilihan melalui strategi kampanye yang dirancang untuk menampilkan mereka sebagai pasangan pemimpin ideal.

Dalam menjalankan kampanye, Jonas dibantu Marbun (Benidictus Siregar), sahabat sekaligus manajer kampanyenya. Mereka menyusun berbagai siasat untuk menarik simpati masyarakat dan meningkatkan elektabilitas menjelang pemilihan kepala daerah.

Strategi tersebut semula berjalan sesuai rencana, Jonas mampu menjaga ucapan dan menampilkan sosok pemimpin yang sesuai dengan harapan publik. Namun, ambisinya mulai menghadapi hambatan setelah ia terkena kutukan misterius dari neneknya, Suherlin (Indy Barends).

Kutukan itu membuat Jonas tidak bisa lagi berbohong. Ia kehilangan kemampuan untuk menyembunyikan isi pikiran dan mengendalikan perkataannya, termasuk ketika berhadapan dengan orang-orang yang selama ini mendukung pencalonannya.

Akibatnya, Jonas tanpa sengaja membongkar berbagai rahasia dan mengungkapkan kebenaran yang seharusnya tidak disampaikan di depan umum. Kejujuran yang tidak terkendali tersebut memicu masalah di lingkungan keluarga, tim sukses, lawan politik, hingga masyarakat.

Situasi ini mengancam kampanye yang telah disusun bersama Marbun dan Sambodo. Citra Jonas sebagai calon gubernur pun terancam runtuh karena setiap ucapannya berpotensi memicu kontroversi baru.

Di tengah kekacauan tersebut, Jonas berusaha mencari cara untuk menghilangkan kutukan yang menimpanya. Ia harus menghadapi konsekuensi dari perkataannya sendiri ketika kejujuran yang biasanya dianggap sebagai sifat positif justru menjadi hambatan dalam mempertahankan citra politik.

Daftar Pemain Bapak Paling Jujur

Film Bapak Paling Jujur menghadirkan sejumlah aktor dan komedian Indonesia. Berikut daftar pemain beserta karakter yang diperankan berdasarkan informasi yang tersedia.

Diadaptasi dari Film Korea Selatan dan Brasil

Bapak Paling Jujur mengadaptasi premis dari dua film komedi politik, yakni Honest Candidate (2020) asal Korea Selatan dan O Candidato Honesto (2014) dari Brasil. Keduanya mengangkat gagasan tentang tokoh politik yang kehilangan kemampuan untuk berbohong.

Premis tersebut menjadi dasar konflik dalam versi Indonesia, dengan latar kampanye pemilihan kepala daerah dan karakter Jonas Prakoso sebagai pusat cerita. Film ini digarap Fajar Nugros dengan naskah karya Rino Sarjono. 

David Nurbianto turut terlibat sebagai konsultan komedi untuk mendukung pengembangan unsur humor dalam cerita. Film Bapak Paling Jujur mulai tayang di bioskop Indonesia pada Kamis (15/10/2026). 

Film drama komedi satir politik ini memiliki klasifikasi usia R13+, yang berarti ditujukan bagi penonton berusia 13 tahun ke atas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya