Ilustrasi Daftar Provinsi dengan Hari Tanpa Hujan Ekstrem (Sumber: Gemini Generated Image)
Daftar provinsi dengan hari tanpa hujan ekstrem menjadi perhatian di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi memengaruhi ketersediaan air bersih, sektor pertanian, hingga aktivitas masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau durasi hari tanpa hujan di berbagai wilayah untuk mengidentifikasi tingkat kekeringan meteorologis. Data tersebut menunjukkan daerah yang mengalami periode panjang tanpa curah hujan, sehingga perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko kekurangan air.
Lantas, provinsi mana saja yang masuk dalam daftar wilayah dengan hari tanpa hujan ekstrem?
Daftar Provinsi dengan Hari Tanpa Hujan Ekstrem
Data BMKG pemutakhiran data 10 Oktober 2026, sebagian besar zona musim (ZOM) di Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau. Meski begitu, musim hujan mulai berlangsung di sejumlah wilayah, meliputi sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kalimantan Timur.
Di saat sebagian wilayah mulai memasuki musim hujan, kondisi kering masih berlangsung cukup lama di sejumlah daerah lainnya. BMKG mencatat, HTH kategori ekstrem panjang terjadi di 25 provinsi, dengan durasi terlama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencapai 161 hari.
Di provinsi tersebut, Kabupaten Bantul menjadi wilayah dengan periode tanpa hujan terpanjang, yakni 161 hari. Berikut daftar 25 provinsi dengan durasi HTH ekstrem panjang:
- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): 161 hari
- Jawa Tengah: 160 hari
- Jawa Timur: 159 hari
- Nusa Tenggara Timur: 148 hari
- Nusa Tenggara Barat: 145 hari
- Bali: 143 hari
- Jawa Barat: 140 hari
- Banten: 137 hari
- Sulawesi Selatan: 132 hari
- Maluku: 124 hari
- Kepulauan Bangka Belitung: 123 hari
- Sulawesi Tenggara: 119 hari
- Kalimantan Selatan: 118 hari
- Sulawesi Utara: 118 hari
- Sulawesi Barat: 118 hari
- Kalimantan Tengah: 117 hari
- Lampung: 116 hari
- Maluku Utara: 116 hari
- DKI Jakarta: 109 hari
- Sumatera Selatan: 106 hari
- Papua Barat: 100 hari
- Papua: 92 hari
- Sulawesi Tengah: 81 hari
- Jambi: 80 hari
- Kalimantan Timur: 79 hari
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan untuk menghemat penggunaan air dan menggunakannya sesuai kebutuhan. Sementara itu, masyarakat di daerah yang mulai memasuki musim hujan perlu memastikan saluran drainase tetap bersih agar aliran air lancar dan risiko genangan dapat dikurangi.
Masyarakat juga diharapkan tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan mengikuti informasi serta peringatan resmi dari BMKG.