Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Repro YouTube Kementerian ESDM)

Pemerintahan

Produksi Minim, Impor LPG Tembus 8 Juta Ton per Tahun

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 18:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG masih tinggi. Dari kebutuhan konsumsi domestik yang mencapai 8,5 juta ton per tahun, produksi LPG dalam negeri hanya sekitar 1,8 juta ton, sementara impor mencapai 7-8 juta ton per tahun.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan angka tersebut saat meresmikan operasional kilang mini LPG di Kabupaten Karawang, Kamis, 15 Oktober 2026.

“Jadi kita impor itu kurang lebih sekitar 7-8 juta ton per tahun,” kata Bahlil.


Besarnya ketergantungan terhadap impor turut membebani anggaran subsidi energi. 

Bahlil menyebut, ketika harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih berada di level 70 dolar AS per barel, subsidi LPG untuk konsumsi masyarakat mencapai Rp87 triliun.

Namun, ketika rata-rata ICP naik ke kisaran 90-100 dolar AS per barel, subsidi LPG meningkat hingga hampir Rp100 triliun.

“Ini devisa kita banyak sekali yang keluar, dan kemudian mampu kita subsidi kepada rakyat yang begitu besar,” kata Bahlil.

Di tengah kebutuhan yang tinggi, pemerintah berupaya meningkatkan pasokan LPG dari dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor. 

Salah satunya melalui pengoperasian kilang mini yang bekerja sama dengan Pertamina dan PT Energi Nusantara Perkasa.

Kilang tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 160 ton LPG per hari. Bahlil memperkirakan, produksi itu dapat memenuhi sekitar 10-15 persen kebutuhan LPG harian di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat yang berkisar 1.000-1.500 ton per hari.

Selain meningkatkan produksi domestik, pemerintah juga menyiapkan alternatif penggunaan energi untuk menekan impor. Bahlil mengatakan, Kementerian ESDM tengah mendorong pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif LPG.

Menurutnya, CNG memanfaatkan gas C1-C2 yang tersedia di dalam negeri dan telah digunakan di sejumlah restoran serta hotel. Harga CNG disebut 30-40 persen lebih murah.

“Ini sebagai strategi untuk bagaimana kita melahirkan substitution import,” kata Bahlil.

Meski demikian, pemerintah masih menguji penggunaan tabung CNG berkapasitas 3 kilogram. Sementara itu, tabung berkapasitas 12 kilogram disebut sudah digunakan.

Bahlil menegaskan, pengembangan produksi LPG domestik dan alternatif energi menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi impor sekaligus menekan beban subsidi energi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya