Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Energi

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 09:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Pertamina Patra Niaga mengintensifkan langkah-langkah pemulihan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. 

Upaya ini ditempuh lewat pengerahan armada mobil tangki tambahan, penambahan tenaga kerja, operasional terminal penuh selama 24 jam, serta kedatangan kapal pengangkut pasokan. Langkah masif tersebut difokuskan untuk mempercepat suplai ke berbagai SPBU sekaligus mengurai antrean panjang yang masih dikeluhkan warga di beberapa wilayah Pulau Dewata.

Dalam menggenjot distribusi, perseroan menyiagakan total 108 unit mobil tangki yang mencakup 99 unit reguler dan 9 unit armada spot charter. Kekuatan armada ini dipompa oleh 465 Awak Mobil Tangki (AMT), yang terdiri atas 365 personel siaga serta 100 personel bantuan yang didatangkan khusus dari luar daerah.


Di samping itu, Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis kini beroperasi non-stop 24 jam penuh. Percepatan alur pasokan juga ditopang oleh kapal pengangkut BBM yang telah bersandar, memastikan siklus bongkar muat dan pengiriman berjalan tanpa hambatan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa seluruh lini operasional dikerahkan secara terpadu guna mempercepat normalisasi layanan energi di Bali.

“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, dukungan personel lintas daerah, operasional terminal selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal yang telah bersandar. Seluruh upaya ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, membantu mengurai antrean, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan BBM,” ujar Kitty dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis 15 Oktober 2026.

Sebagai pelengkap kemudahan akses bagi konsumen, sebanyak 66 SPBU yang berlokasi di Denpasar dan Badung turut disiagakan untuk beroperasi selama 24 jam penuh. Kebijakan ini diharapkan mampu memberi fleksibilitas waktu bagi masyarakat dalam mengisi bahan bakar sekaligus mengakselerasi pemulihan aktivitas publik.

Kendati berada dalam situasi percepatan, aspek keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama. Seluruh pengemudi diwajibkan melewati pemeriksaan kesehatan (fit to work) sebelum bertugas. Perusahaan juga memberlakukan sistem rotasi jam kerja secara ketat guna meminimalisir risiko kelelahan fisik demi menjaga keamanan di jalan raya.

Pertamina Patra Niaga menghimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini mengenai operasional SPBU terdekat melalui akun Instagram resmi Regional Jatimbalinus di @pertaminabali sebelum melakukan pengisian. Melalui rangkaian strategi terpadu ini, perusahaan berkomitmen menjaga stabilitas energi demi kelangsungan ekonomi dan kenyamanan masyarakat Bali.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya