Berita

Ilustrasi

Politik

E-Voting Bisa Jadi Blunder jika Teknologi Belum Siap

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 09:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, mengingatkan pentingnya kesiapan teknologi dan keamanan siber sebelum menerapkan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dalam pemilu.

Menurut Kholid, penggunaan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemilu harus disertai kesiapan sistem yang memadai agar tidak menimbulkan persoalan baru.

“Cyber security kita bagus enggak? Jangan sampai seperti dulu waktu Sirekap bermasalah. Akhirnya kita berantem gara-gara Sirekap karena teknologi kita tidak siap,” kata Kholid di DPP PKS, Rabu, 14 Oktober 2026.


Ia menegaskan, penerapan teknologi dalam pemilu memang dapat menjadi upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Namun, jika tidak dipersiapkan secara matang, teknologi justru berpotensi menimbulkan masalah.

“Kita ingin efektif dan efisien, tapi jadinya blunder. Ini yang perlu kita pastikan,” ujarnya.

Kholid mencontohkan pengalaman penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) pada pemilu sebelumnya yang menuai berbagai persoalan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran penting sebelum pemerintah dan penyelenggara pemilu menerapkan sistem pemungutan suara elektronik.

Ia menilai, berbagai persoalan dalam penggunaan Sirekap turut memicu perdebatan hingga proses penghitungan suara kembali mengandalkan mekanisme manual.

“Akibat dulu perdebatan Sirekap, akhirnya kembali lagi ke manual. Sirekap yang kita buat tidak terpakai karena banyak masalah,” jelasnya.

Karena itu, Kholid meminta agar rencana penerapan *e-voting* dikaji secara menyeluruh, terutama dari sisi keamanan siber, kesiapan infrastruktur, dan keandalan teknologi.

“Kalau teknologi harus betul-betul dipikirkan. Jangan sampai justru jadi celah masalah,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya